Daerah Perbatasan Butuh Bandara Perintis

Wagub saat berbicara di hadapan Komisi V DPR RIWagub saat berbicara di hadapan Komisi V DPR RI

Komisi V DPR RI Janji Percepat Pembangunan di Sulut

Manado
-Komisi V DPR RI berjanji akan membantu mempercepat proses pembangunan yang sementara berlangsung di Sulut. Bahkan, Komisi V DPR-RI yang berjumlah 14 personil dipimpin Ketua Tim Lasarus S.Sos Msi dalam pertemuan dengan jajaran Pemprov Sulut dipimpin Wakil Gubernur (Wagub) Sulut, Senin (27/04/2015) malam menyebutkan, pihaknya akan mendesak pemerintah pusat.

“Kami datang untuk melihat dan membantu mempercepat pembangunan infrastruktur yang sedang di bangun di Sulut. Karena Sulut merupakan salah satu provinsi yang mendapat alokasi dana APBN terbesar setiap tahun,” ujar Lasarus.

Alasannya terang Lasarus, karena Sulut sebagai daerah perbatasan yang memiliki potensi wisata yang cukup baik. Tentunya kalau didukung dengan infrastruktur yang memadai maka kedepan Sulut akan menjadi salah satu daerah yang maju di kawasan timur Indonesia.

Sebelumnya, Wagub Sulut DR Djouhari Kansil, menyatakan, daerah perbatasan di Nusa Utara sangat butuh hadirnya bandara perintis. Terutama di pulau Marore Kabupaten Kepulauan Sangihe yang berbatasan langsung dengan Philipina. Mengingat masyarakat yang tinggal di wilayah tersebut sama halnya dengan warga kepulauan lainnya di Nusa Utara dimana hidupnya hanya bergantung pada cuaca.

“Apabila cuaca lagi baik maka transportasi laut lancar untuk memasok kebutuhan pokok masyarakat. Namun apabila terjadi cuaca buruk, masyarakat akan mengalami kesulitan mencari kebutuhan pokok sehari-hari,”terang Kansil.

Karena itu, guna mengantisipasi hal itu, maka Pemprov Sulut bersama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe mengusulkan kepada pemerintah pusat untuk membangun bandara di pulau Marore.

“Pulau Miangas di kabupaten kepulauan Talaud juga saat ini sementara di bangun bandara Airstrip dan bandara Pihise di Kabupaten Kepualauan Sitaro. Nah, akan lebih baik juga di pulau Marore ada bandara, mengingat ke tiga daerah kepulauan ini sangat kondisi cuaca tidak jauh berbeda, terutama sangat berdekatan dengan negara Philipina,”katanya.

Turut hadir Ketua DPRD Provinsi Sulut Drs Steven Kandou, Bupati Sangihe Drs Hironimus Makagansa MSi serta para pejabat Eselon II dilingkungan Pemprov Sulut. (tim/sulutonline).