Pamitan di Kotamobagu, SHS Bertekad Wujudkan Provinsi BMR

SHS saat berbicara dalam sidang paripurna istimewa dalam rangka HUT ke 8 Kota KotamobaguSHS saat berbicara dalam sidang paripurna istimewa dalam rangka HUT ke 8 Kota Kotamobagu

Kotambagu-Momentum sidang paripurna istimewa dalam rangka HUT Kota Kotamobagu ke-8, di manfaatkan Gubernur Sulut DR Sinyo Harry Sarundajang SHS) untuk menyampaikan permohonan pamit, kepada seluruh masyarakat dan pemerintah di daerah itu.

“Saya memang milih untuk menghadiri langsung HUT Kotamobagu kali ini, karena ingin menyampaikan permohonan pamit. Daerah lain maksud ini sudah saya sampaikan. Bagi saya, Kotamobagu begitu berkesan. Sebab di masa kecil dulu saya lama tinggal di sini,”ungkap SHS dalam sambutannya saat menghadiri. HUT ke 8 Kotamobagu, yang berlangsung di gedung DPRD Kota Kotamobagu Jalan Ahmad Yani, Sabtu (23/05/2015).

SHS mengatakan, masa jabatannya selaku Gubernur Sulut dan Wakil Gubernur (Wagub) DR Djouhari Kansil MPd sudah akan berakhir pada 9 September 2015 mendatang.” Tongkat estafet ini akan diserahkan kepada pengganti saya, siapa dia, itu belum tahu,” ucap SHS.

Karena itu, SHS berpesan kepada para elit politik dan elit pemerintahan dalam membangun daerah ini, harus mampu menjaga kebersamaan serta menghargai para tokoh pejuang dan pendahulu yang pernah menjadi pemimpin Kotamobagu, ingat SHS sembari melirik dengan senyum kepada Sekdaprov Sulut Ir Siswa R Mokodongan dan Drs Jelantik Mokodompit yang pernah dipercayakan sebagai Walikota Kotamobagu.

Disisi lain, menjawab permintaan kado dari Ketua DPRD H Ahmad Sabir SE, sebelum mengakhiri jabatan, SHS kiranya dapat mewujudkan Provinsi BMR. SHS menjawab memang pemekaran Provinsi masih moratorium.

“Namun demikian saya telah dua kali ketemu Ketua Komisi 2 DPR-RI serta Presiden Jokowi, untuk menyampaikan aspirasi ini. Mudah-mudahan kedatangan Jokowi di Manado dalam waktu dekat ini, aspirasi ini akan saya sampaikan kembali sehingga Provinsi BMR sudah bisa terealisasi, “tekadnya.

SHS kemudian mengatakan agar seluruh warga BMR tidak perlu risau.”Karena saya lebih serius dari kalian untuk mewajudkan Provinsi BMR ini, Ini merupakan impian saya untuk mewujudkannya. Saat ini kita tinggal menunggu jawaban dari Komisi 2, mudah-mudahan waktu dekat ini sudah keluar,”tandas SHS.

Turut hadir dua Anggota Deprov Afan Mokodongan dan Raski Mokodompit serta sejumlah pejabat teras Pemprov.(tim/sulutonline).