Wagub dan Kapolda Dukung Pawai Kampanye Anti Kekerasan

Wagub dan Kapolda Dukung Pawai Kampanye Anti KekerasanWagub dan Kapolda Dukung Pawai Kampanye Anti Kekerasan

Marpaung Ingatkan Gereja Ambil Peran Ciptakan Kamtibmas

Manado
-Wakil Gubernur (Wagub) Sulut DR Djouhari Kansil MPd bersama Kapolda Sulut Brigjen Pol Drs Wilmar Marpaung SH, mendukung penuh pawai kampanye anti kekerasan di Sulut, yang di gelar oleh jemaat GMIM Pniel Tuna Wawonasa, Sabtu (06/06/2015).

Kansil mengatakan, pawai ini, sebagai bentuk implementasi terhadap firman Tuhan. Karena lewat tindakan dan perbuatan yang kita lakukan saat ini, memberi pesan kepada umat untuk harus saling mengasihi satu dengan yang lain dalam hidup kebersamaan.

“Tuhan mengajarkan kepada kita jangan membunuh, jangan mencuri apalagi mabuk-mabukan, karena semua itu akan bermuara pada tindakan kekerasan dan pada akhirnya, bisa merugikan masa depan kita,”ingat Kansil yang juga merupakan Penatua P/KB Jemaat GMIM Pniel Tuna Wawonasa seraya berpesan, mari kita hargai hidup ini, dengan mengasihi Tuhan dan sesama umat manusia.

Senada dengan itu, Kapolda Wilmar Marpaung menyatakan dukungannya, bahwa kegiatan ini dianggap sangat penting, karena merupakan wujud peran masyarakat dalam ikut menciptakan suasana kondusif di tengah-tengah masyarakat, sembari menyebutkan, kejahatan dengan tindakan kekerasan yang terjadi di wilayah Manado dianggap paling tinggi dari kejahatan lain.

Seperti pembunuhan, tarkam yang disertai dengan panah wayer, judi sabung ayam serta kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), semua ini menurut mantan Kapolres Bitung ini diakibatkan karena minuman keras.
“Karena itu brenti jo bagate, karena akibat dari mabuk-mabukan itu bisa terjadi penikaman dan pembunuhan,“ingat Marpaung.

Marpaung juga berharap agar semua pihak termasuk didalamnya Gereja dapat berperan menciptakan suasana kamtibmas yang mantap. “Kamtibmas adalah tanggungjawab bersama, Polisi tidak bisa melaksanakannya tanpa dukungan semua pihak termasuk gereja didalamnya,”katanya. (tim/sulutonline)