Penghargaan IGGA 2015 SWM Dipertanyakan Keabsahannya

Bupati Talaud Sri Wahyuni ManalipBupati Talaud Sri Wahyuni Manalip

Gubernur Tegur Bupati Talaud Terkait Penggunaan APBD

Manado-
Pengamat politik dan pemerintahan Sulawesi Utara, Taufik Tumbelaka menilai, penghargaan Good Governance Award (IGGA) 2015 yang diterima Bupati Kabupaten Talaud, Sri Wahyuni Manalip (SWM) masih perlu dipertanyakan. Kata Tumbelaka, pemberian penghargaan tersebut harus diperjelas indikator dan variabel-variabel penilaiannya agar masyarakat tidak dibodohi.

“Ya itu harus diperjelas, dasarnya apa? System pemerintahan yang dikelola itu memiliki prestasi atau tidak? Tata kelola pemerintahannya baik atau tidak? Kalau tidak salah, Bupati Talaud “sengaja” melakukan pergantian Sekda tanpa berkoordinasi dengan Pemprov Sulut dalam hal ini gubernur sebagai wakil pemerintah pusat di daerah. Nah, ini pelanggaran dan satu kesalahan. Terakhir saya dengar bupati “menolak” menemui Ketua dan beberapa anggota DPD RI saat melakukan kunjungan kerja ke Talaud beberapa waktu lalu. Memang cukup aneh jika dia (Bupati,red) mendapat penghargaan good governance award,”nilai Tumbelaka.

Bukan hanya Talaud, kata Tumbelaka, sebaiknya Bupati, Walikota dan pejabat di daerah ini lebih bijaksana menyikapi undangan berupa pemberian penghargaan yang diberikan oleh lembaga-lembaga swasta. “Saya menduga, mulusnya penghargaan yang diterima bupati itu jangan-jangan ada pelicinnya,”sindir Tumbelaka.

Kabag Humas Pemprov Sulut, Drs Yahya Rondonuwu menjelaskan, jika ada pejabat pemerintah di daerah yang menerima penghargaan dari lembaga pemerintahan, hal itu merupakan bentuk apreseasi atas prestasi dalam penyelenggaraan system dan tata kelolah pemerintahan suatu daerah.

“Normatifnya yang lebih layak menilai kinerja pemerintahan itu dari lembaga pemerintahan seperti Kemendagri, KemenPAN-RB atau lembaga-lembaga pemerintah lainnya, saya rasa itu lebih jelas. Kalau yang lain, saya rasa masih perlu dipertanyakan,”tandasnya.

Seperti diketahui, Bupati Talaud baru-baru ini menerima penghargaan Good Governance Award 2015 dari Yayasan Nirwana Indonesia. Penyerahan penghargaan itu dilaksanakan di Ballroom Oasis Amir Hotel Jakarta, Jumat 12 Juni 2015 lalu.

Bupati Talaud mengatakan, penghargaan yang diraih ini merupakan anugerah dari Tuhan yang tentunya akan didedikasikan kepada seluruh warga Porodisa. “Penghargaan ini tentunya menjadi penyemangat kami untuk terus bekerja dalam memacu pembangunan yang ada di kabupaten Talaud,”katanya kepada wartawan.

Disatu sisi, Bupati Talaud Sri Wahyuni Manalip dikabarkan mendapat teguran keras dari Gubernur Sulut DR Sinyo Harry Sarundajang (SHS). Pasalnya, dalam melaksanakan APBD 2015 ternyata telah terjadi pelanggaran, karena tidak sesuai dengan hasil konsultasi dengan Pemprov Sulut.

“Sehingga Bupati mendapat teguran keras dari pak Gubernur,”terang Rondonuwu yang juga merupakan juru bicara Pemprov Sulut. (tim/sulutonline).