Koperasi dan UMKM Turut Andil Dalam Peningkatan PE Sulut

Wagub Kansil memberikan cinderamata Batu Akik Red Manguni pada Deputy Bidang Pengkajian Sumber Daya UKM DR Ir Meliadi SembiringWagub Kansil memberikan cinderamata Batu Akik Red Manguni pada Deputy Bidang Pengkajian Sumber Daya UKM DR Ir Meliadi Sembiring

Kansil Hadiahi Batu Akik Red Manguni Bagi Peserta

Manado-Wakil Gubernur Sulut Dr Djouhari Kansil MPd mengatakan, sektor Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) turut andil dalam peningkatkan Pertumbuhan Ekonomi (PE) di Provinsi Sulut.

Dikatakan Wagub Kansil, PE Sulut saat ini berada diatas angka rata-rata nasional. Capaian ini tentunya tidak lepas dari andil sektor Koperasi dan UMKM. “Apalagi dengan melihat jumlah signifikan Koperasi dan UMKM di Provinsi Sulut terus meningkat sampai dengan 31 Desember 2014 jumlah koperasi 6.038 unit dan UMKM sebanyak 80.202 yang terdiri dari usaha mikro 55.178 unit, usaha kecil 22.198 unit dan usaha menengah 2.826 unit,”terang Wagub saat membuka Rapat Regional Wilayah IV Kementerian Koperasi dan UMKM RI tahun 2015, di hotel Aryaduta Manado, Jumat (26/06/2015).

Kansil menyebutkan, berkaca dari pengalaman ini, tentunya semakin memberi bukti nyata bagi kita sekalian, bahwa optimalisasi peran dari sektor ini akan memberi sinergitas dan akselerasi positif terhadap pembangunan daerah, regional bahkan nasional. “Terutama target mengurangi jumlah pengangguran dan menurunkan angka kemiskinan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan rakyat,”ujarnya.

Sementara Deputy Bidang Pengkajian Sumber Daya UKM DR Ir Meliadi Sembiring mengatakan, rapat regional wilayah IV ini diikuti 10 Provinsi di Kawasan Timur Indonesia (KTI) dan merupakan yang pertama kali dilaksanakan, sementara untuk wilayah I Sumatera, wilayah II Jawa dan wilayah III Kalimantan, NTT dan NTB kegiatannya menyusul.

Kesempatan itu Sembiring menegaskan, beberapa program strategis pemberdayaan Koperasi dan UMKM yang selama ini telah berjalan, agar terus mendapat perhatian dariseluruh SKPD/Dinas didaerah untuk keberlanjutan.

Karena itu Kementerian Koperasi dan UKM akan terus melanjutkan program-program unggulan untuk memberdayakan koperasi dan UKM yang tersebar di seluruh daerah seperti program pembebasan biaya pembuatan akta koperasi, penguatan peran koperasi unit desa (KUD) sebagai penyalur (distributor dan pengecer) pupuk bersubsidi, pemberian perizinan kepada usaha mikro dan kecil oleh Camat dengan cara yang mudah, sederhana dan tidak dikenai biaya dan lain sebagainya.

Kesempatan itu Wagub telah memberikan cendera mata berupa cincin batu akik Red Manguni Tatelu Minut kepada Sembiring dan peserta.(tim/sulutonline).