Golden Triangle: Selamat Idul Fitri Umat Islam

Golden Triangle Gubernur SHS, Wagub Djouhari Kansil dan Sekdaprov Sulut Ir SR MokodonganGolden Triangle Gubernur SHS, Wagub Djouhari Kansil dan Sekdaprov Sulut Ir SR Mokodongan

Manado- Golden Triangle sebutan lain untuk Gubernur Sulut DR Sinyo Harry Sarundajang (SHS), Wagub DR Djouhari Kansil MPd (Berhasil) dan Sekdaprov Sulut Ir Siswa R Mokodongan, atas nama Pemerintah Provinsi Sulut menyampaikan selamat menyambut hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1436 Hijriah kepada seluruh Umat Islam di daerah Nyiur melambai.

SHS mengatakan, ditengah-tengah suasana persaudaraan yang rukun dan damai, serta dalam suasana yang Fitri penuh ampunan dan kebahagiaan ini, marilah kita memanjatkan puji dan syukur kehadirat Allah Subhanahu Wata’Alah, karena atas rahmat dan anugerahnya.

“Hari ini umat Islam dapat mengakhiri Ibadah Puasa di Bulan Suci Ramadhan. Insya Allah besok pagi umat Islam akan menyambut datangnya hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1436 Hijriah Tahun 2015 ini,”ingatnya.

SHS juga mengimbau, agar masyarakat Sulut tetap menjaga sikap toleransi saling menghargai dan menghormati antar umat beragama, disamping terus menjaga dan memelihara keamanan dan kenyamanan ditengah-tengah masyarakat.

Idul Fitri menurut SHS, secara khusus adalah berkat bagi umat Islam dan masyarakat pada umumnya, karena doa-doa dan puasa selama se bulan penuh di Bulan Suci Ramadhan, umat Islam melaksanakan berbagai Amalyah Ramadhan, yang dibarengi dengan memperbanyak Tasbih serta Dzikir, melipat gandakan Infaq dan Sadaqah, termasuk membayar zakat Fitra, maka di hari suci dan penuh kemenangan ini, kaum Muslimin dan Muslimat telah menjadi orang yang Muttaqin, Soleh dan Rahmani.

Wagub Djouhari Kansil mengatakan, di bulan yang penuh rahmat, ampunan dan kasih sayang, umat Islam telah dilatih untuk memperkuat kesabaran, moral, persaudaraan dan persamaan diantara sesama manusia.”Tuhan tidak membedakan manusia karena mereka kaya atau miskin. Tuhan juga tidak membedakan status sosial dan tingkat pendidikan seseorang, Tuhan pun tidak membedakan manusia karena mereka berkuasa atau menjadi rakyat jelata, mereka yang paling mulia di hadapan-Nya adalah mereka yang paling bertaqwa kepada Tuhan,”katanya.

Kansil menyebutkan, puasa juga mengingatkan kita semua untuk menjalankan tugas dan tanggungjawab dengan penuh kesungguhan dalam membangun daerah dan bangsa, demi terciptanya kemakmuran dan kesejahteraan rakyat.

Sementara Sekdaprov Ir Siswa R Mokodongan mengajak dihari yang Fitri ini, hari yang penuh kesucian dan kedamaian ini marilah kita menjadi pilar terdepan dalam mempertahankan Sulut yang rukun dan damai dan penuh toleransi sebagai modal utama untuk mewujudkan Sulut sebagai salah satu pintu gerbang Indonesia di kawasan Asia pasifik, menuju masyarakat Sulut yang semakin berbudaya, berdaya saing dan sejahtera. (tim/sulutonline).