Gubernur Imbau Warga Hormati Para Calon

DR Sinyo Harry SarundajangDR Sinyo Harry Sarundajang

Manado- Sejak Minggu (26/07/2015), Komisi Pemilihan Umum (KPU) baik propinsi maupun 7 daerah di Sulut yakni Kota Bitung, Kabupaten Minut, Kota Manado, Kota Tomoho, Kabupaten Minsel, Kabupaten Bolsel dan Kabupaten Boltim telah membuka pendaftaran para calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut, Calon Walikota dan Wakil Walikota serta Calon Bupati dan Wakil Bupati.

Pendaftaran tersebut akan berlangsung selama 3 hari hingga Selasa (28/07/2015). Terkait hal ini, Gubernur Sulut DR Sinyo Harry Sarundajang (SHS) menyampaikan imbauan kepada masyarakat dan kepada seluruh Partai Politik pengusung calon dan para kandidat yang bertarung pada Pilkada Serentak tanggal 9 Desember 2015 nanti.

Dalam imbauannya, SHS meminta agar masyarakat menghormati seluruh calon yang mencalonkan diri di Pilkada serentak. “Jangan lupa akan ada satu agenda politik nasional dan daerah pda tanggal 9 Desember 2015 yakni Pilkada serentak. Namun sebelumnya tanggal 26 Juli 2015 pendaftaran bagi para calon pendaftaran gubernur, bupati dan walikota masing-masing dengan wakilnya. Karena itu saya imbau kepada seluruh komponen masyarakat agar menghormati mereka yang mencalonkan diri di Pilkada Serentak nanti. ,” ujarnya.

Gubernur berharap agar seluruh elemen masyarakat termasuk para kandidat dan parpol serta penyelenggara Pilkada, tetap menjaga keharmonisan masyarakat. “Mudah-mudahan seluruh tahapan Pilkada berlangsung baik. Saya yakin Pilkada serentak di Sulut berlangsung baik,” harapnya.

Lebih jauh, SHS menghimbau kepada semua pihak yang terkait untuk menghindari pelanggaran terhadap Undang-Undang meningat sanksi yang akan diterapkan bagi yang melanggar. “Hindarilah perlannggaran terhadap Undang-undang. Karena saat ini sangat tegas sanksinya bagi mereka yang melanggar peraturan perundang-undangan Pilkada. Wujudkan suasana aman kondusif. Berkampanyelah dengan santun. Berkampanyelah dengan baik. Hindari friksi. Hindari Black Campaign atau kampanye hitam. Karena itu bukan wujud demokrasi Pancasila,” ajaknya.

SHS pun mengingatkan kepada para calon, kader, simpatisan, pendukung dan partai politik untuk siap menang dan siap kalah. “Siapapun yang menang kita harus menerima dengan lapang dada memberikan kesempatan mereka untuk memimpin,”ingatnya.(tim/sulutonline).