SHS Beri Motivasi 1040 Wisudawan Unsrat

Wisudawan Unsrat 2015Wisudawan Unsrat 2015

Manado-Dipenghujung masa tugas pengabdian dalam jabatan selaku Gubernur Sulut 2 (dua) periode, masa bakti 2010-2015, DR Sinyo Harry Sarundajang (SHS) menyempatkan diri hadir dalam upacara wisuda untuk penamatan bagi sejumlah 1040 lulusan program Sarjana, Profesi, Magister, Program Pendidikan Dokter Spesialis 1 (PPDSP1) serta Doktor, di ruang Auditorium Unsrat Manado, Kamis, (20/08/2015).

Dihadapan Citivas Akademika serta Senat Perguruan tinggi negeri terbesar di Bumi Nyiur Melambai ini, SHS yang juga Alumnus Fisip Unsrat ini, menegaskan arti kelulusan dari proses belajar mengajar yang adalah puncak karya akademik.

Sehingga para wisudawan ini telah dibekali kompetensi untuk melangkah ke tahap selanjutnya dalam menjawab tantangan zaman yang semakin kompetitif dengan tuntutan SDM yang harus berkualitas,berdaya saing profesional dalam bidangnya dilandasi nilai-nilai luhur dari warisan budaya bangsa guna memenuhi tuntutan pasar kerja lokal, nasional, regional maupun internasional.

Lebih jauh dipaparkan SHS, yang juga selaku Ketua Dewan Penyantun UNSRAT ini, bahwa di era globalisasi dan otonomisasi saat ini, peran sektor Pendidikan adalah penting dan strategis dalam membangun bangsa (nation building) disamping itu pula juga merupakan suatu upaya dan daya menumbuhkan budi pekerti, kekuatan batin, karakter, pikiran serta intelektual seseorang.

Untuk itu, kata Gubernur yang juga turut didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Prov Sulut, Ny Deetje A Sarundajang Laoh-Tambuwun, agar segenap civitas akademika dapat menjawab tantangan arus global dalam menghasilkan Sumber Daya Manusia unggul yang mahir dan cakap sehingga menjadi pribadi yang sanggup bertindak dalam aspek pemecahan masalah (problem solver), bukan hanya dari sisi intelektual semata. Sehingga Unsrat ditantang menjadi partner Pemerintah dalam menciptakan kader pemimpin yang handal, unggul serta konsisten dalam menciptakan terobosan ataupun inovasi baru.

Pada kesempatan itu, SHS memaparkan konsep serta 4 teori dalam menyikapi pengelolaan SDM yakni Soft power, Hard power, Smart power dan Hybrid power.

Dalam kesempatan itu turut pula digelar simbolisasi Pencanangan Pembangunan Gedung Auditorium Unsrat berstandart internasional oleh Gubernur dan Rektor Unsrat Prof DR Ir Ellen Kumaat, MSc, DEA.(tim/sulutonline).