DPRD Bogor Kaji Pencegahan dan Penanggulangan Masalah HIV AIDS Sulut

Karo Pemerintah dan Humas Setdaprov Sulut saat menerima kunjungan DPRD Kota BogorKaro Pemerintah dan Humas Setdaprov Sulut saat menerima kunjungan DPRD Kota Bogor

Manado-Menyusul diterbitkannya Peraturan Daerah (Perda) terkait pencegahan dan penanggulangan masalah HIV AIDS di Sulut, membuat daerah kita dipilih oleh DPRD Kota Bogor sebagai tempat studi banding mereka.

Bahkan saat diterima Kepala Biro Pemerintahan dan Humas Setdaprov Sulut DR Jemmy Kumendong, Kamis (20/08/2015) Panitia Khusus (Pansus) penyusunan Ranperda HIV AIDS Kota Bogor mengaku senanf bisa belajar di Pemprov Sulut.

“Maksud dan tujuan ke Sulut yaitu untuk menggali informasi tentang pencegahan dan penanggulangan masalah HIV AIDS di provinsi Sulut. Karena Sulut merupakan salah satu daerah yang telah memiliki Perda terkait dengan masalah tersebut,”jelas Ketua DPRD Kota Bogor Rusmiari Ningsih, bersama Tim Pansus yang berjumlah 13 orang tersebut.

Dalam kesempatan penuh kekeluargaan tersebut, Kumendong mengatakan, di Sulawesi Utara dari total 1.486 kasus sampai dengan bulan Februari 2014, penyebaran HIV AIDS sudah menyentuh semua lapisan masyarakat dengan berbagai profesi. Sedangkan jumlah pengidap tertinggi terdapat pada kalangan swasta wiraswasta sebanyak 454 kasus, diikuti oleh ibu rumah tangga 284 kasus, PSK 92 kasus, dan 74 pelaut serta mahasiswa 44 kasus.

Dalam pertemuan itu Sekretaris KPAP Sulut dr Meis Tangel Kairupan telah menjelaskan panjang lebar berbagai langkah dan upaya pencegahan dan penanggulangan HIV AIDS di Sulut.(tim/sulutonline)