Wagub: Anak-Anak Adalah Investasi Bangsa

Wagub Kansil memeluk salah seorang saat bersama Menteri P3A dan Kaban P3A Sulut dalam peringatan HAN SulutWagub Kansil memeluk salah seorang saat bersama Menteri P3A dan Kaban P3A Sulut dalam peringatan HAN Sulut

Manado-Wakil Gubernur (Wagub) Sulut DR Djouhari Kansil, dalam peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2015, menegaskan anak-anak adalah investasi jangka panjang dan memiliki profit luar biasa besar bagi kemajuan bangsa.

“Anak-anak mempunyai fungsi sebagai Agen Of Change, Moral Force ang Sosial Kontrol dalam masyarakat. Saat besar nanti, merekalah yang akan berperan aktif sebagai kekuatan moral, control social dan agen perubahan dalam segala aspek pembangunan nasional,”jelas Kansil pada peringatan hari anak nasional (HAN) tahun 2015 yang turut di hadiri Menteri Pemberdayaan dan Perlindungan Anak Prof DR Yohana Susana Yambise Ph.D, di Graha Bumi Beringin Manado, Selasa (25/08/2015).

Selain itu, mengacu pada tema HAN tahun ini yaitu wujudkan lingkungan dan keluarga ramah anak, maka Kansil berharap, kedepan lingkungan dan keluarga kiranya akan menjadi basis terdepan pemenuhan cita-cita mencetak anak-anak Indonesia yang berkualitas.

Sementara Menteri Yohana Yambise, saat membuka kegiatan HAN tersebut, berpesan masa depan bangsa berada pada anak-anak Indonesia. Karena itu sejak dini anak-anak harus diasuh lebih berkualitas memiliki pengetahuan, ketrampilan dan pemahaman yang komprehensif dalam pemenuhan hal dan perlindungan anak, sehingga nantinya menghasilkan generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, ceriah, berahklak mulia, serta memiliki rasa cinta tanah air.

Dalam kesempatan tersebut, Yambise juga telah memberikan hadiah kepada anak-anak yang mampu menjawab setiap pertanyaan yang diberikan, termasuk kepada anak-anak autis.

Kepala BP3A Sulut Ir Ernie Tumundo MSi, melaporkan, kegiatan ini diikuti 400 peserta yang terdiri dari SD, SMP, SMA sederajat, anak-anak PA, anak-anak jalanan, anak-anak dengan disabilitas dan anak-anak berkebutuhan khusus. (tim/sulutonline).