SHS Irup Harhubnas Tingkat Provinsi Sulut

SHS saat meresmikan Perum Damri trayek Bandara Sam Ratulangi-Tomohon -KawangkoanSHS saat meresmikan Perum Damri trayek Bandara Sam Ratulangi-Tomohon -Kawangkoan

Manado-Gubernur Sulut DR Sinyo Harry Sarundajang (SHS) bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) dalam peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) tingkat provinsi Sulut yang digelar di halaman kantor gubernur Sulut, Kamis (17/09/2015).

Dalam upacara tersebut, Gubernur telah menyerahkan penghargaan Satya Lencana Karya Satya 10 tahun, 20 tahun dan 30 Tahun kepada 15 Pegawai Dishub Kominfo Sulut, serta jajaran Kementarian Perhubungan di daerah ini.

Saat membacakan sambutan tertulis Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, SHS menyebutkan, berbagai perubahan dan kebijakan yang telah dilakukan dalam bentuk penerbitan berbagai peraturan Menhub merupakan bukti nyaata bahwa sector perhubungan berkomitmen dan konsisten untuk melakukan perubahan.

Oleh karena itu, setiap tata kelola baru, setiap peraturan baru dan setiap langkah baru yang akan diterapkan kepada masyarakat dan stakeholder perlu dilakukan sosialisasi. Karena sosialisasi merupakan kunci untuk memberi pemahaman dan memperoleh dukungan masyarakat.

“Sejak reformasi bergulir sekitar 17 tahun lalu, sosialisasi merupakan suatu keharusan yang tidak boleh di abaikan. Kemampuan kita melakukan sosialisasi yang tepat waktu dan tepat sasaran akan mempermudah tugas kita sebagai abdi masyarakat, abdi bangsa dan abdi Negara untuk masa depan yang lebih baik,”jelas Menhub sebagaimana di kutib Gubernur SHS.

Kesempatan tersebut, Gubernur telah menyerahkan berbagai bantuan seperti alat keselamatan pelayaran berupa Lifeboy dan Life Jaket dari PT Asuransi Kececalakaan Jasa Raharja kepada PD pelayaran penyeberangan Sitaro dan PD pelayaran penyeberangan bangun Bitung, penyerahan 1 unit ambulance kepada BLU RSU Prof RD Kandou Manado yang ditandai dengan penyerahan kunci mobil serta Launching pembukaan trayek angkutan pemandu Moda yang di operasikan Perum Damri untuk trayek Bandara Sam Ratulangi-Tomohon dan trayek Bandara Sam Ratulangi-Kawangkoan yang ditandai dengan penguntingan pita. (tim/sulutonline).