Ibu Dey dan Ibu Meike: Terima Kasih, Wanita Sulut Hebat

Ibu Dey dan Ibu Meike saat bersama Tim Penggerak PKK, Dharma Wanita, BKOW dan Degranasda se SulutIbu Dey dan Ibu Meike saat bersama Tim Penggerak PKK, Dharma Wanita, BKOW dan Degranasda se Sulut

Manado-Suasana haru melanda gedung Graha Bumi Beringin saat ibu Deetje Sarundajang Laoh Tambuwun yang merupakan Istri Gubernur Sulut DR Sinyo Harry Sarundajang dan ibu Meike Kansil Tatengkeng istri Wakil Gubernur DR Djouhari Kansil memberikan sambutan dalam acara perpisahan bersama Tim Penggerak PKK, Dharma Wanita, BKOW dan Degranasda se Sulut yang di gelar, Kamis (17/09/2015).

Ibu Dey mengatakan, 10 tahun menemani suami dan mengabdi sebagai ketua tim penggerak PKK bukan merupakan hal yang gampang, banyak tantangan yang dihadapi namun berkat topangan dan dukungan dari rekan-rekan, ibu Dey bersama ibu Meike bisa menjalankan semua rencana program yang dilaksanakan.

“Tidak ada kata yang dapat diucapkan lagi, selain rasa terima kasih sebesarnya kepada semua pihak, ibu-ibu yang selalu berbagi bersama, kami banyak kekurangan namun pada momen ini kami mohon maaf jika ada kekurangan, semoga nanti kedepan wanita Sulut semakin hebat dan membanggakan daerah yang kita cintai bersama,”pesannya.

Sama halnya disampaikan juga oleh ibu Meike dimana banyak kenangan yang indah pernah dilewati, dirinya menyampaikan terima kasih kepada ibu-ibu yang mendukung dirinya, sehingga semua program yang dilaksanakan berhasil dengan baik. Ibu Meike bersyukur sejak pertama bergabung menjadi Wakil Ketua tim penggerak PKK langsung diterima dan didukung dengan baik, tak lupa dirinya berterima kasih kepada ibu Dey yang selalu mendukung, memberikan semangat dan dorongan untuk terus berkarya bagi pembangunan kaum wanita di Sulut.

Gubernur DR Sinyo Harry Sarundajang (SHS) dalam sambutan mengatakan, ada proses dari suatu kepemimpinan akan ada akhir. “Gubenur dan ibu berupaya selama masa kepemimpinan tidak menyakiti orang, jika ada mohon dimaafkan karena tidak ada yang sempurna,”ingatnya.

Dikatakan, tantangan dan hambatan sangat banyak selama 10 tahun memimpin Sulut, hanya karena Tuhan semua yang dijalankan bisa sukses terlaksana. Gubernur bangga kepada ibu Dey karena selalu menjadi pendamping yang baik selama dirinya menjabat Gubernur Sulut.”Keteladanan ibu Dey kiranya dapat ditiru sebagai pendamping yang sepadan bagi suami dalam menjalankan tugas,”kata SHS.

Wagub Kansil juga dalam sambutan menyampaikan terima kasih kepada Gubernur atas kepercayaan yang diberikan bagi dirinya dan ibu untuk mengemban tugas mendampingi gubernur dan ibu selama lima tahun. Semoga apa yang dilakukan selama ini bisa diterima baik oleh masyarakat, jika ada juga hal yang kurang berkenan selama kepemimpinan, Wagub menyampaikan permohonan maafnya. (tim/sulutonline).