Lobi Walikota GSVL Berhasil, 213 M Bantuan Bencana Tahap Satu Siap Dikucurkan

Rapat bersama Walikota Manado dan BNPB serta Pemprov SulutRapat bersama Walikota Manado dan BNPB serta Pemprov Sulut

Manado-Kabar baik warga Kota Manado. Menyusul, lobi Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut pada pemerintah pusat berhasil. Hal ini dibuktikan dengan bakal turunnya anggaran senilai 213 miliar untuk dana rekonstruksi dan rehabilitasi penanggulangan bencana banjir pada 15 Januari 2014 lalu.

Diketahui, dalam rapat bersama Walikota Manado GSVL dengan Deputi Rekonstruksi dan Rehabilitasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana RI, Harmensyah dan jajaran Pemprov Sulut, Senin (28/09/2015) terungkap dana besaran 213 milyar akan dikucurkan dalam tahap pertama, sesuai dengan rencana aksi.

“Penandatanganan perjanjian hibah akan dilaksanakan pada 1 Oktober 2015. Harapan masyarakat bisa terwujud. Mudah-mudahan segala sesuatu berjalan dengan lancar, termasuk juga perumahan, lokasi pembangunan, dan kelengkapan infrastrukturnya,”terang GSVL pada wartawan usai rapat tersebut.

Jadi jelas GSVL, apa yang ditunggu masyarakat dan perjuangan pemerintah kota Manado, khususnya hibah dana bantuan bencana banjir bandang sudah disetujui, mungkin akan dicairkan tahun ini juga.

Dalam kesempatan itu, tak lupa Walikota GSVL atas nama masyarakat Kota Manado mengucapkan terimkasih kepada BNPB melalui deputi pak Harmensyah dan tim yang datang ke Manado.”Ini merupakan tindaklanjut penyerahan SPPH yang menandai bahwa sudah ada keputusan pemerintah pusat untuk membantu,”terang GSVL yang oleh BNPB diundang khusus ke Jakarta pada 1 Oktober untuk menandatangani penyerahan Hibah tahap pertama.

Diakui GSVL, lamanya permohonan bantuan ini, bukan karena ada masalah, tapi karena kesiapan aspek hukumnya, sehingga ketika disalurkan, kita tidak menemukan persoalan hukum karena payung hukumnya sudah ada.

“Payung hukumnya adalah PMK No 162 tahun 2015, dan sebagai Walikota harus membuat turunan dari peraturan itu. Kami telah berjanji, kami akan kawal penyaluran dana ini sesuai ketentuan dan peraturan yang berlaku,”ingat GSVL.

Khusus jembatan Dendengan Dalam, Pemkot dapat dana DAK 2015. Sambil menunggu dari BNPB, Walikota GSVL sudah menganggarkan pembangunan bagian bawah jembatan.”Karena kita harus membangun dua jembatan, Maesa dan Dendengan,”katanya.

Turut hadir dalam Rapat Koordinasi, Asisten 1 Sekdaprov Sulut Drs John Palandung, Kaban BPBD Sulut Ir Noldy Liow, Kepala BPBD Kota Manado Maxmilian Tatahede, Kaban Bappeda Bert Assa dan Kaban BPMPK Spener Tahulending. (tim/sulutonline).