Bersama Gubernur SHS, Walikota GSVL Hadiri Perayaan Isra'Miraj

Walikota GSVL saat memberikan sambutan dalam peringatan Isra Mi'rajWalikota GSVL saat memberikan sambutan dalam peringatan Isra Mi'raj

"Peran Saudara - Saudara Muslim Membantu Program Pemerintah"

Manado-Perayaan Isra Mi’raj, Nabi Muhammad SAW (27 Rajab 1436 Hijriyah), di Mesjid Ahmad Yani, Sabtu (16/05/2015) dihadiri Walikota DR Ir GS Vicky Lumentut dan Gubernur Sulut DR Sinyo Harry Sarundajang (SHS). Kedua figur pemimpin yang dekat dengan rakyat ini berbaur bersama jamaah Islam Manado.

Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW (27 Rajab 1436 Hijriyah) adalah perjalanan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW dalam waktu satu malam saja. Kejadian ini merupakan salah satu peristiwa penting bagi umat Islam, karena pada peristiwa inilah beliau mendapat perintah untuk menunaikan shalat lima waktu sehari semalam.

Beberapa penggambaran tentang kejadian ini dapat dilihat di surat ke-17 di Al-Quran, yaitu Surat Al-Isra. Perjalanan ini dikaitkan dengan Lailat al Mi'raj, sebagai salah satu tanggal paling penting dalam kalender Islam.
 Gubernur SHS saat memberikan sambutan dalam peringatan Isra Mi'raj
Dalam sambutannya, SHS mengajak umat muslim agar memaknai hikmah dari peringatan Isra Mi’raj dalam kehidupan sehari-hari.“Mari kita maknai peringatan Isra Miraj ini dengan pendekatan Iman dalam menjaga kerukunan dan kebersamaan antar sesama umat beragama. Agar bisa tercipta keamanan dan ketertiban serta kenyamanan, di daerah Nyiur Melambai Sulut yang kita cintai bersama ini,” pesan Gubernur.

Walikota Manado GSVL sendiri dalam sambutannya mengingatkan jamaah untuk tetap bersyukur, karena bisa bersama memperingati Isra Miraj Nabi Mohammad SAW.“Semoga dengan Isra Miraj bisa memperkokoh iman kepercayaan dan dapat memperkokoh semangat kebersamaan antar sesama umat beragama,”ujar Walikota.

Dikatakan GSVL, peringatan Isra Miraj ini, bisa memotivasi umat Islam agar kiranya dapat menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan Allah.“Terima kasih bagi para umat Muslim Kota Manado, yang telah mendukung program Pemerintah dalam membangun Kota Manado. Kiranya peran serta saudara-saudaraku Umat muslim di Kota Manado, dalam menjaga kerukunan dalam hubungan harmonis antar sesama umat beragama dapat terus dijaga,”jelas Lumentut.
Walikota GSVL akrab bersama Gubernur SHS serta sejumlah pejabat teras lainnya
" Semoga dengan peringatan Isra Miraj ini, bisa memotivasi umat Islam agar kiranya dapat menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan Allah. Terima kasih bagi para umat Muslim Kota Manado, yang telah mendukung program Pemerintah dalam membangun Kota Manado. Kiranya peran serta saudara-saudaraku Umat muslim di Kota Manado, dalam menjaga kerukunan dalam hubungan harmonis antar sesama umat beragama dapat terus dijaga,"Ujar Walikota GS Vicky Lumentut.

Perayaan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW, terlaksana atas kerjasama PHBI Kota Manado dan Jamaa’h Masjid Al-Hidayah Malendeng Kecamatan Paal Dua. Peringatan Isra Miraj itu sendiri dihadiri oleh Kapolda Sulut, Wilmar Marpaung, Kasrem 131 Santiago, Ketua MUI Sulut, Ketua PHBI Kota Manado Amir Liputo dan para undangan.
 Walikota Manado saat disalami umat Muslim
Sarundajang Ingatkan Jelang Pilkada Agar Berdemokrasi yang Sehat

Disela - sela kegiatan perayaan keagamaan umat islam, Gubernur Sulut SH Sarundajang berpesan, Pemilihan Kepala Daerah yang akan digelar serentak 9 Desember 2015 mendatang, diharapkan kepada para calon agar bisa berdemokrasi yang sehat dan santun.

Dikatakan Sarundajang, dalam memilih Pemimpin atau kepala daerah haruslah melalui proses demokrasi, dimana ada calon yang maju melalui Partai Politik (Parpol) ataupun secara independent, tetapi semua diatur dalam Undang-Undang (UU) dan harus dipatuhi para calon, Sabtu (16/05/2015) pagi, bertempat di Masjid Ahmad Yani Manado.
Gubernur SHS serius berdiskusi dengan Walikota GSVL
”Agar pelaksanaan agenda politik Pilkada 2015 nanti bisa berjalan lancar, berpolitiklah yang santun dan berdemokrasi Pancasila. Serta menghormati harkat martabat manusia, bukan dengan politik demokrasi yang tidak santun yakni memfitnah dan menghujat lawan politik,’’ tandas SHS. (LIPUTAN KHUSUS)