Walikota GSVL Jemput Dana Hibah 213 Miliar

Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut bersama SK dana hibah penanggulangan bencanaWalikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut bersama SK dana hibah penanggulangan bencana

Penantian Panjang Warga Korban Bencana Terjawab

Jakarta-Setelah lebih dari setahun menanti kejelasan bantuan pemerintah pusat terkait bencana 15 Januari 2014 lalu, akhirnya Selasa (06/10/2015), Walikota DR Ir GS Vicky Lumentut (GSVL) menandatangai Perjanjian Hibah Daerah, dengan pemerintah pusat melalui Direkur Jenderal Perimbangan Keuangan Doktor Budiarso Teguh Widodo sebagai tahap akhir pengurusan berkepanjangan.

Tak tanggung-tanggung, kucuran dana bantuan untuk rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana tersebut, mendekati Rp 1, 4 trilyun atau tepatnya 213 milyar. Luar biasanya atas perjuangan GSVL, Kota Manado menjadi penerima terbesar di Indonesia.

“Hari ini saya baru saja menerima dana hibah dari Pemerintah Pusat melalui BNPB dan Kementrian Keuangan. Dana yang diserahkan oleh Kementrian melalui Direktur Jenderal Perimbangan. Untuk Kota Manado, yang paling besar jumlahnya dari 126 provinsi kabupaten kota yang menerima, yaitu dengan angka 213 milyar atau hampir seperempat trilyun dan saya tadi telah menyampaikan terima kasih kepada Kepala BNPB karena apa yang kita perjuangkan setahun terakhir ini, ternyata boleh kita lihat direalisasikan,”terang GSVL.
Kepala BNPB Laksda Willem Rampangiley dan Walikota GSVL bersama Kepala BPBP Manado Drs Max Tatahede dan staf
Dalam penggunaan sudah diarahkan oleh Dirjen bahwa dana itu digunakan dalam masa 12 bulan dan persyaratan sudah diberikan sebagai pedoman, dan dengan BNPB sudah membuat rencana kerja anggaran, digunakan antara lain membiayai relokasi 1000 unit rumah di lahan yang disiapkan pemerintah provinsi.

Kemudian ada yang dipakai untuk memberikan bantuan yang disebut Insitu, untuk bangunan yang rusak, tapi di daerah yang tidak direlokasi. yang lain untuk jalan, drainase, jembatan, atau infrastruktur.”Jembatan di daerah Perkamil. Juga dipakai perencanaan pendampingan dalam rangka merealisasikan pembangunan fisik yang telah ditetapkan bersama BNPB. Ini tahap pertama dari rencana dua tahap bantuan. Jika sudah digunakan dengan baik, tahun depan juga akan diberikan sisanya, dengan catatan dikelola dengan baik, transparan, dan pertanggungjawabannya.
Foto bersama usai menerima SK dana hibah penanggulangan bencana
“Selamat kepada masyarakat Kota Manado yang sudah mendapat persetujuan pemerintah pusat terkait dana bencana.Kami akan kembali dengan BPBD untuk mendatakan 1000 unit rumah ini yang menjadi prioritas awal dan penerima dana bantuan yang lain. Saya harapkan masyarakat penerima akan memanfaatkan dana ini sebagaimana ketentuan. Ini dipakai untuk membangun rumah tempat tinggal yang terdampak bencana. Sekali lagi jangan dipakai untuk lainnya seperti menjadi modal, tetapi bangunlah tempat tinggal yang rusak karena bencana. Saya berharap masyarakat sabar menunggu realisasinya, sebagaimana diatur BPBD,”pesan Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut. (tim/sulutonline).