Forum Humas Bali Sambangi Pemprov Sulut

Foto bersama Biro Humas Provinsi Bali dan Biro Pemerintahan dan Humas Setdaprov Sulut dengan para wartawan SulutFoto bersama Biro Humas Provinsi Bali dan Biro Pemerintahan dan Humas Setdaprov Sulut dengan para wartawan Sulut

Manado-Forum Koordinasi Kehumasan Provinsi Bali yang berjumlah 25 orang dipimpin Ketua forum Anak Agung Gede Raka Yudha, Kamis (08/10/2015), sambangi Pemprov Sulut. Pertemuan yang diterima langsung Karo Pemerintahan dan Humas Setda Provinsi Sulut DR Jemmy Kumendong Msi itu berlangsung di ruang Ex WOC Kantor Gubernur Sulut.

Kumendong mengatakan, tujuan kedatangan Forum koordinasi Kehumasan Provinsi Bali, ke Bumi Nyiur Melambai dalam rangka membangun tali silahturahmi dengan jajaran Pemerintahan Sulut, lebih khusus dengan Biro Pemerintahan dan Humas.”Apalagi kita dijajaran kehumasan tugasnya semua sama yaitu untuk melayani pimpinan dibidang pelayanan informasi kepada masyarakat,”jelas Kumendong.

Kesempatan itu Kumendong tak lupa mengajak kepada sesama rekan kerja dari Bali ini, untuk mengunjungi berbagai objek wisata di Sulut, walaupun diakui sektor pariwisata di pulau dewata lebih maju dari Sulut. Karena Bali lebih dulu di kenal dunia internasional sebagai daerah tujuan pariwisata.

Sementara Ketua Forum Anak Agung Gede Raka Yudha menyatakan, latar belakang kegiatan ini sebagai wujud kebersamaan di antara sesama pejabat humas.“Kunjungan ini dalam rangka peningkatan kapasitas kehumasan, karena belajar ternyata tidak harus selalu ke daerah yang lebih baik untuk bisa menambah ilmu. Inilah yang tergambar dalam kunjungan tim Peningkatan Kapasitas Kehumasan Provinsi Bali ke Sulut”, ujar RakaYudah.

Menurut Raka Yudha, Ilmu itu bisa didapat di mana saja, termasuk Sulut yang punya pertanian organik yang baik. Pertanian organik memang butuh waktu lama. Bali sudah memiliki industri itu dengan skala lumayan. Menurutnya, tidak mudah memang untuk mengubah mindset petani untuk menanam secara organik yang prosesnya relatif lebih lama dari pertanian yang menggunakan bahan-bahan non organik.

"Pasarnya jelas. Harganya pun jauh lebih baik dari produk-produk pertanian yang menggunakan bahan-bahan non organik. Kami mau belajar juga dari Sulut," tutur pria yang juga Kabag Humas Pemkab Badung Bali, sembari menambahkan anggota forum kehumasan Bali ini merupakan Kabag Humas dari seluruh Kabupaten/Kota serta instansi fertikal yang ada di Provinsi Bali.

Sebelumnya, Forum Kehumasan Bali telah mendapatkan berbagai pengetahuan dibidang pertanian dan peternakan yang disampaikan Kabid Hortikultura Dinas Pertanian dan Peternakan Sulut Dr Arie Bororing Msi, serta pengalaman tugas-tugas kewartawanan yang disampaikan mantan Ketua PWI Sulut Drs Jootje Kumajas.

Turut hadir Kabag Humas Roy Saroinsing SH, Kasubag Penerangan dan Publikasi AY Rambing S.Sos, Kasubag Pengumpulan dan Penyaringan Informasi Defriets Walangitan S.Sos, staf Bagian Humas serta wartawan liputan Pemprov Sulut yang tergabung dalam wadah JIPS. (tim/sulutonline).