Gubernur Geram 3 Kali Lampu Padam

Gubernur saat memberikan sambutan pada Rakor dengan Bupati Walikota se Sulut di ruangan CJ Rantung kantor GubernurGubernur saat memberikan sambutan pada Rakor dengan Bupati Walikota se Sulut di ruangan CJ Rantung kantor Gubernur

Sumarsono: Jika Terus Begini Saya Lapor Pusat

Manado-
Penjabat gubernur Sulut DR Soni Sumarsono akhirnya tidak tahan dengan ulah PLN Suluttenggo. Pasalnya, saat membawakan sambutan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Bupati Walikota se Sulut di ruangan CJ Rantung kantor Gubernur, Selasa (13/10/2015) pagi, lampu mati sebanyak 3 kali.

Diketahui, selang sebulan ini pemadaman listrik oleh PLN tersebut, bukan hanya masyarakat yang berang, tapi juga instansi atau kantor-kantor juga merasa dirugikan. Baik kerusakan barang elektronik hingga berbuntut dengan kejadian kasus kebakaran dirumah penduduk maupun tempat lainnya.

"Belum sebulan saya menjabat Gubernur Sulut, sudah sekitar 67 persen laporan dan pengaduan yang masuk seputar aksi pemadaman listrik dari PLN. Ini membuat Handphone saya blenk alias ngadat. Untuk itu saya berharap kepada Pak Sekdaprov, kedepan jika ingin menggelar hajatan Rakor seperti ini, seharusnya pihak PLN juga dihadirkan sebagai nara sumber agar bisa langsung menjelaskan alasan mati lampu ini. Bayangkan saja, sedangan Gubernur saat naik podium saja berapa kali terjadi mati lampu. Kasihan warga masyarakat biasa yang sedang makan maupun yang sedang aktifitas lainnya, ini tidak boleh dibiarkan terus menerus terjadi mati lampu,"tegas Gubernur Sumarsono terlihat menahan emosi seraya mewarning agar pihak PLN untuk tidak mematikan aliran listrik di saat masyarakat daerah Nyiur Melambai Sulut khususnya umat Nasrani merayakan Hari Natal dan Tahun Baru nanti.

Sementara pada sorenya, disela-sela Rakor upaya pengendalian kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan di Dinas Kehutanan Sulut, Penjabat gubernur DR Soni Sumarsono menyebutkan, dirinya sudah memanggil GM PLN Suluttenggo dan mempertanyakan seringnya terjadi pemadaman tersebut. Namun ungkap Sumarsono, jawaban yang diberikan GM PLN sangat klise atau kekanak-kanakan.

”Makanya saya desak mereka (PLN, red) dalam kapasitas saya sebagai gubernur untuk tidak ada pemadaman saat jelang Pilkada serentak 9 Desember dan Natal serta Tahun Baru. Jika tidak sanggup saya akan lapor ke pusat bahwa GM PLN Suluuttenggo tidak sanggup memanagemen kebutuhan listrik di Sulut,”sergahnya.(tim/sulutonline)