Sumarsono Instruksikan Dana Bantuan Bencana Segera Disalurkan

Gubernur bersama puluhan wartawan yang biasa ngepos di kantor gubernur SulutGubernur bersama puluhan wartawan yang biasa ngepos di kantor gubernur Sulut

Gubernur Harap Seluruh Elemen Awasi dan Kawal Penyaluran Bantuan

Manado-Menyusul terjadi silang pendapat terkait penyaluran bantuan dana hibah untuk korban bencana di Sulut, memaksa penjabat Gubernur Sulut DR Soni Sumarsono angkat bicara.

Kepada sejumlah wartawan yang biasa ngepos di kantor gubernur Sulut, Selasa (13/10/2015) Sumarsono mengakui, memang terjadi tarik menarik terkait penyaluran dana bantuan tersebut. Diungkapkannya, disatu sisi ada yang membisikan agar dana tersebut jangan dulu disalurkan saat ini dan nanti setelah Pilkada baru disalurkan. Namun ada juga yang mengatakan, penyaluran harus segera dilakukan karena menyangkut kebutuhan seluruh rakyat yang terkena dampak bencana.

“Dan saya memilih untuk segera disalurkan karena menyangkut hidup rakyat banyak. Makanya bantuan ini jangan dipolitisasi. Akhirnya saya instruksikan agar para kepala daerah yang menerima bantuan dana hibah tersebut untuk segera direalisasikan. Namun juga saya imbau agar seluruh elemen ikut mengawasi dan mengawalnya,”pesan Sumarsono.

Diketahui, pada Kamis (08/10/2015) lalu Penjabat Gubernur Sulut DR Soni Sumarsono telah menandatangani Perjanjian Hibah Daerah dengan Dirjen Perimbangan Keuangan, Kementrian Keuangan di Jakarta.

Menurut Sumarsono, dana hibah ditujukan untuk rehabilitasi dan rekonstruksi akibat bencana alam yang terjadi tahun 2014. Penandatanganan total hibah untuk Sulut tersebut senilai Rp.273,447,563,000. Dana hibah itu diberikan kepada provinsi Sulawesi Utara, dan tujuh kabupaten dan kota.Tujuh daerah yaitu kabupaten Minahasa, Tomohon, Manado, Bolaang Mongondow, Sitaro, Sangihe, dan kabupaten Minahasa Selatan.

Rincian dana yang dihibahkan pemerintah pusat ke Sulawesi Utara sebesar Rp 273.457.563.000 itu terbagi:
- BPBD Provinsi Sulawesi Utara Rp. 1.475.000.000
- BPBD Kabupaten Minahasa Rp.14.423.785.000.
- BPBD Kota Tomohon Rp. 9.000.000.000.
- BPBD Kota Manado Rp. 213.304.000.000.
- BPBD Kabupaten Bolmong Rp. 12.400.000.000.
- BPBD Kabupaten Kepulauan Sitaro Rp. 7.882.783.000.
- BPBD Kabupaten Kepulauan Sangihe Rp. 7.121.995.000.

Khusus Kota Manado pemerintah akan memperbaiki 3500 rumah penduduk yang menjadi korban banjir bandang. Untuk tahap pertama, Pemkot Manado segera membangun 1000 rumah dari 2054 rumah yg telah direncanakan direlokasi di Kelurahan Pandu Kota Manado.
Pemkot Manado, melalui dana hibah tersebut, segera membangun kembali Dua jembatan yang rusak berat akibat banjir bandang pada 15 Januari 2015 dan infrastruktur lainnya.(tim/sulutonline).