Tim Rajawali GSVL Terbentuk

Antusiasme relawan Tim Rajawali GSVL saat pelantikanAntusiasme relawan Tim Rajawali GSVL saat pelantikan

GSVL: Jangan Balas Hujatan, Tetapi Mari Kita Jual Program

Manado-Luar biasa sambutan dari para relawan yang memberi diri untuk memenangkan pasangan GS Vicky Lumentut dan Mor Dominus Bastiaan (GSVL-MOR) sebagai Calon Walikota dan Wakil Walikota Manado 2015-2020.

Buktinya, saat hajatan pelantikan Tim Rajawali GSVL dan peresmian Sekretariat Tim Rajawali GSVL yang berpusat di Jl Pogidon 9, Kelurahan Mahawu Kecamatan Tuminting, Senin (26/10/2015) sore, ratusan orang membludak dan memberi diri masuk sebagai Tim Rajawali.

Sontak saja, GSVL yang didaulat sebagai Ketua Dewan Pembina Tim Rajawali ini kaget dan tak menyangka dengan antusiasme pendukung GSVL-MOR tersebut. Apalagi saat GSVL tiba di lokasi, pemimpin visioner ini disambut tarian adat Cakalele etnis Bantik dan tarian Barongsai dari etnis Tionghoa. “Terima kasih untuk sambutan yang luar biasa ini. Dan sebelum saya membawakan orasi politik saya, saya minta maaf kepada Panwas karena yang akan saya sampaikan di sini untuk konsumsi internal tim, karena memang bukan waktunya GSVL-MOR berkampanye,” ucap GSVL membuka sambutannya.

Dan di hadapan Tim Rajawali, Walikota incumbent ini pun memberikan motivasi dan wejangan kepada Tim Rajawali untuk bekerja tanpa harus menjelek-jelekkan dan menyebar black campaign atau kampanye hitam kepada lawan politik. “Kompetitor kita semuanya baik. Namun yang perlu saya ingatkan kepada Tim Rajawali dan semua tim yang mau bekerjasama memenangkan GSVL-MOR, supaya jangan menyebar fitnah karena itu tidak baik. Kalau toh mereka (tim kompetitor, red) menjelek-jelekkan GSVL-MOR, kita jangan membalasnya. Kita tampilkan saja kecerdasan kita,” ujar GSVL membakar semangat tim yang dilantik.

Yang perlu dilakukan tim GSVL-MOR adalah menawarkan dan menjual program unggulan dan pro-rakyat yang akan dijalankan GSVL-MOR untuk periode 2015-2020. “Program kita jelas dan disusun secara jelas. Jadi mari kita tawarkan program kita kepada masyarakat Manado, karena program kita adalah realistis yang akan kita jalankan. Ingat, Tim Rajawali tidak pernah menjanjikan sesuatu yang tidak dijalankan. Sebab saat Pilkada Manado 2020 lalu, Tim Rajawali ini juga yang bersama-sama dengan saya, dan merealisasikan 8 janji program sampai saat ini,” terang GSVL.

Karena itu, GSVL pun minta kepada Tim Rajawali dan semua tim pendukung GSVL-MOR untuk mensosialisasikan 8 program unggulan yang akan dijalankan pasangan calon yang diusung Partai Demokrat dan PKPI ini selama lima tahun kedepan. “Sebagian besar program yang saya dan Pak Mor akan jalankan kedepan, hanya mengadopsi dan melanjutkan program saya selama hampir lima tahun ini. Namun tentunya tidak sekedar melanjutkan tetapi program-program itu akan kita tingkatkan,” tukas GSVL.
GSVL saat memberikan sambutan pada pelantikan Tim Rajawali GSVL
8 Program Pro Rakyat unggulan 2015-2020 itu yakni pemberian dana sosial untuk lanjut usia (Lansia), difabel atau penyandang cacat, dan santunan dana duka; peningkatan kualitas layanan pengobatan gratis dalam program Universal Coverage (UC) Cerdas; peningkatan kualitas Program Pembangunan Berbasis Lingkungan (PBL) Mapalus termasuk peningkatan Program Keamanan Lingkungan (Prokamling) dan pembangunan Ruang Publik (RTH & RTNH); peningkatan kesejahteraan PNS dan non PNS termasuk peningkatan honor guru bantu, petugas kebersihan, dan kepala lingkungan; peningkatkan insentif bagi para rohaniwan.
Kemudian pemberian dana bantuan khusus pendidikan yaitu mitra bantuan dana riset bagi peneliti dan dosen Perguruan Tinggi, beasiswa pendidikan bagi siswa yang kurang mampu SD, SMP, SMA/SMK dan Beasiswa S1 untuk 3 orang per Lingkungan, S2 untuk 3 orang per Kelurahan dan S3 untuk 3 orang per Kecamatan; kemudian memperkuat program good governance dan clean government dalam tata kelola pemerintahan dan peningkatan kualitas pelayanan publik satu atap secara online berbasis sistem dan teknologi informasi; serta pelatihan dan sertifikasi tenaga kerja serta program pengembangan kreatifitas pemuda di bidang seni, olahraga, budaya dan teknologi.

“Jadi pengobatan gratis akan kita lanjutkan. Kemudian untuk santunan duka jika sebelumnya Rp2,5 juta maka kita tingkatkan jadi Rp3 juta. Untuk honor petugas kebersihan sebelumnya Rp2 juta per bulan akan ditingkatkan jadi Rp3 juta, insetif rohaniawan kita tingkatkan jadi Rp1 juta per bulan, dan upah Kepala Lingkungan (Pala) dari Rp2,25 juta per bulan menjadi Rp3 juta per bulan. Kami belum bisa memberikan lebih dari ini karena ini yang realistis karena saya sudah hitung APBD-nya,” terang GSVL.

Di sela GSVL memberikan orasi politiknya, sejumlah ibu-ibu menyela dengan mengatakan bahwa program ini juga ditiru kandidat lain. GSVL pun bijak menanggapinya. “Biar jo dorang iko torang pe program, itu berarti torang pe program lebe bagus. Tapi dorang nentau asal usul dan kenapa program ini lahir,” ujar GSVL yang disambut aplaus ratusan Tim Rajawali yang hadir. “Lanjutkan pak!” sahut mereka.

Sementara itu Ketua Tim Rajawali, Michael Towoliu, menjelaskan bahwa tim ini sudah mulai bekerja dengan berbagai strategi pemenangan yang dilakukan. “Intinya hingga hari H pemungutan suara 9 Desember mendatang, tim ini akan mengawal suara GSVL-MOR mulai dari TPS (tempat pemungutan suara) hingga pleno KPU,” ujarnya.

Adapun pelantikan Tim Rajawali GSVL-MOR ini baru sebatas wilayah Manado bagian tengah dan Manado bagian utara. “Tim ini nantinya akan tersebar di seluruh lingkungan di Manado, dan kegiatan yang dilakukan ini baru awal,”terangnya. (tim/sulutonline).