Pelayanan KPPT Sulut Diharapkan Lebih Cepat

Menndagri bersama penjabat gubernur didampingi Kaban BPMD saat berada di KPPT SulutMenndagri bersama penjabat gubernur didampingi Kaban BPMD saat berada di KPPT Sulut

Manado- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tjahjo Kumolo SH dan Penjabat Gubernur Sulut DR Soni Sumarsono MDM menegaskan agar KPPT terus meningkatkan sistem pelayanan perijinan.

“Kalau bisa lebih cepat lebih baik dari tiga hari,”harap keduanya berkesempatan mengunjungi Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu (KPPT) Provinsi Sulut, di Wanea Manado, Kamis (29/10/2015).

Kumolo dan Sumarsono melihat langsung mekanisme alur perijinan yang menjadi tugas pokok lembaga di bawah Badan Penanaman Modal Daerah (BPMD) Sulut.
Menurut Kepala KPPT Roy Terok proses pelayanan administrasi hanya membutuhkan waktu tiga hari jika berkasnya lengkap, Namun bila berkasnya tidak lengkap pihaknya langsung mengembalikan berkas kepada pelaku usaha yang mengajukannya.

Terok menyebutkan, survei integritas untuk semua proyek SIPS, KPPT Sulut mendapat nilai 7,25 dari SIPS.

Sementara Kepala Badan Penanaman Modal Daerah (BPMD) Sulut Dra Lynda Deysi Watania MM MSi mengatakan, KPPT Sulut telah banyak mendapat pengharggaan lewat pelayanan yang diberikan selama ini, yaitu pengharggaan citra pelayanan publik, oleh Kemenpan RB,survei ombudsman perwakilan Sulut tahun 3013, survei KPK RI Tahun 2011 mendapat nilai 5 dan tahun 2013 mendapat nilai 7,25 diatas rata-rata 6 yang yang berarti KPPT Sulut dalam pelayanan dikategorikan terbaik.

“Untuk pelayanan perijinan setiap investor dalam penanaman modal telah disiapkan sistem pelayanan informasi perizinan investasi secara elektronik (SPIPISE),”terang Watania.(tim/sulutonline).