Sumarsono: 30 Tahun Belum Pernah Nonton Pacuan Kuda

Foto bersama penjabat gubernur DR Soni Sumarsono usai nonton Kuda PacuFoto bersama penjabat gubernur DR Soni Sumarsono usai nonton Kuda Pacu

Kawangkoan-Penjabat Gubernur Sulut DR Soni Sumarsono MDM mengakui dirinya sudah 30 tahun tidak pernah nonton pacuan kuda. Pengakuan orang nomor satu di Sulut itu, diungkapkan kepada wartawan usai nonton kejuaraan pacuan kuda dalam rangka HUT ke-51 Provinsi Sulut dan Sumpah Pemuda 2015 bersama mantan Gubernur Sulut DR Sinyo Harry Sarundajang masing-masing bersama Ibu, Sabtu (31/10/2015) lalu.

“Sudah 30 tahun lamanya saya tidak pernah nonton pacuan kuda seperti ini. Baru kali ini di gelanggang pacuan Maesa Tompaso Minahasa saya lihat, betapa merakyatnya olah raga berkuda di Sulawesi utara,” ujar Dirjen otonomi Daerah Kemendagri RI.

Saking senangnya nonton kejuaraan ini, Sumarsono dalam sambutan penutupan menyebutkan, olah raga ini akan dibuatnya setiap bulan sekali.”Karena ini bukan olah raga elit tapi olah raga rakyat yang harus di lestarikan,”katanya, sembari menyikapi laporan Kadis Pora Sulut Drs Mecky M Onibala MSi yang juga selaku Ketua Umum Posdasi Sulut yang menyatakan, Sulut pernah meraih lima kali juara umum Posdasi sehingga berhasil mempertahankan piala Presiden.

Terkait dengan kesiapan cabang olah raga ini dalam PON di Bandung mendatang, Sumarsono minta mulai sekarang dipersiapkan secara matang baik joki maupun kuda, sekaligus berharap Sulut bisa menjadi juara umum kembali.

Onibala sendiri menyatakan, siap akan menggelar kembali kejuaraan berkdua di akhir tahun ini, paling lambat 5 Desember 2015 mendatang.“Sebagai bawahan saya harus katakan siap kepada Pak Gubernur dan tidak ada kata menyerah untuk menggelar kembali kejuaraan ini, seperti permintaan beliau. Karena beliau sendiri mengakui berkuda telah menjadi olah raga rakyat dan sudah banyak kali mengharumkan nama baik Sulut di tanah air,”kunci Onibala yang juga mantan Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Sulut.(tim/sulutonline).