Ormas Pemuda Salut Program Nyata GSVL- Mor

GS Vicky Lumentut dan Mor D Bastiaan saat berdialog dengan berbagai organisasi kepemudaan (Foto Ist)GS Vicky Lumentut dan Mor D Bastiaan saat berdialog dengan berbagai organisasi kepemudaan (Foto Ist)

Manado-Puluhan pemuda yang tergabung dari berbagai Organisasi Kepemudaan, Kamis (19/11/2015) siang, berdialog dan tukar pikiran dengan pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Manado, GS Vicky Lumentut-Mor D Bastiaan (GSVL-MOR), yang digelar di RM Kawan Baru kawasan Megamas, Kelurahan Wenang Selatan (Wensel).

Sejumlah pimpinan organisasi pemuda ikut terlibat dalam dialog yang dimoderatori Ketua Komisi Pemuda Sinode GMIM dua periode yang juga legislator Sulut Billy Lombok.

Para pemuda terlihat terpukau dan salut dengan pemaparan 8 program nyata Manado 2015-2020 yang dijelaskan GSVL, dimana salah satunya menyentuh kepentingan generasi muda di Manado.

“Kami punya program untuk pengembangan kreativitas pemuda di bidang seni, olahraga, budaya dan teknologi. Ini program sasarannya untuk generasi muda, dimana kita ketahui bahwa Manado tidak memiliki sumber daya alam yang banyak, sehingga yang kita kembangkan adalah sumber daya manusianya,” ujar GSVL yang didampingi Mor.

Bahkan untuk pengembangan kreativitas pemuda di bidang seni, olahraga, budaya dan teknologi ini sudah mulai dijalankan GSVL selaku Walikota incumbent, dengan membuka ruang-ruang publik sebagai bagian dari perwujudan program tersebut. Antara lain di Jl Piere Tendean Boulevard, sudah mulai dibangun Taman Berkat atau Godbless Park di tepi pantai tepatnya berada di antara Mantos 3 dan Boulevard Mall.

“Di Taman Berkat kita sementara tata, dimana ada panggung untuk pengembangan kreativitas anak muda, ada juga lapangan olahraga, serta jogging track,” jelas GSVL.

Kemudian di Taman Berkat juga dipasang akses internet gratis dan wisata kuliner. “Jadi tidak sekedar ada panggung dan berolahraga, tapi juga makanan tradisional Manado dijual di sana. Kalau musim buah juga, pedagang diarahkan berjualan di sana. Dan yang terpenting akses internet berupa Wi-Fi gratis sementara dioperasikan dan akan kita lanjutkan di tahun-tahun berikutnya. Supaya para mahasiswa atau pelajar yang akan mengakses internet gratis, juga masyarakat umum, bisa di sana,” ungkap GSVL yang disambut aplaus puluhan pemuda yang hadir.

GSVL menjelaskan soal program pendidikan untuk mencerdaskan generasi muda, serta peningkatan pelayanan publik dalam pemerintahan. “Untuk pendirikan kita siapkan dana bantuan khusus pendidikan yaitu mitra bantuan dana riset bagi peneliti dan dosen Perguruan Tinggi, beasiswa pendidikan bagi siswa yang kurang mampu SD, SMP, SMA dan Beasiswa S1 untuk 3 orang per lingkungan, S2 untuk 3 orang per kelurahan dan S3 untuk 3 orang per kecamatan. Sementara untuk pemerintahan kita memperkuat program good governance and clean government dalam tata kelola pemerintahan dan peningkatan kualitas pelayanan publik satu atap secara online berbasis sistem dan teknologi informasi,” terang GSVL.

Tak lupa GSVL meluruskan kembali soal isu yang menyatakan bahwa pelayanan pengobatan gratis melalui program Universal Coverage (UC) sudah dihentikan. “UC tetap jalan, dan tidak benar kalau sudah dihentikan. Itu cuma isu-isu yang dihembuskan orang. Dan kedepan program UC ini akan kami tingkatkan, salah satunya dengan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Mapanget,”ingat GSVL. (tim/sulutonline).