Palandung Ajak GMIST Bawah Perubahan

Palandung saat menghadiri sidang tahunan Sinode GMIST ke III tahun 2015 di jemaat Liunkendage kota BitungPalandung saat menghadiri sidang tahunan Sinode GMIST ke III tahun 2015 di jemaat Liunkendage kota Bitung

Manado-Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Sulut Drs John Palandung M.Si Selasa (24/11/2015) menghadiri sidang tahunan Sinode GMIST ke III tahun 2015 di jemaat Liunkendage kota Bitung.

Mewakili Gubernur Dr Soni Sumarsono MDM, Palandung mengajak warga GMIST bersama merevolusi mental menuju perubahan untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, berdikari, dan berkepribadian.

Lebih lanjut dalam sambutanya Palandung mengatakan bahwa Revulosi Mental merupakan suatu gerakan Pemerintah dan Rakyat Indonesia untuk mengangkat kembali nilai nilai strategis konsep trisakti yang sangat diperlukan bangsa dan negara, yang di dalamnya juga adalah jemaat dan gereja, dengan mengubah cara pikir dan sikap perilaku serta membangun sikap optimistik dan membangkitkan kesadaran bangsa termasuk seluruh Warga jemaat GMIST di seluruh Sulut Sulawesi sebagai bagian dari negara kesatuan republik Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut Palandung juga berharap bahwa sidang tahunan GMIST yang ke III ini akan benar benar membawa perubahan ke arah yang lebih baik dalam hal program kerja yang cerdas, inovatif, dalam rangka menghantar warga GMIST menjadi semakin berkualitas, semakin kokoh dalam persaudaraan yang rukun dan damai, serta senantiasa mengandalkan Tuhan.

Palandung juga mengingatkan agar sidang tahunan kali ini, dapat lebih mempererat ikatan dan persatuan serta kebersamaan baik antar pimpinan jemaat maupun jemaat dan masyarakat sebagai bentuk aktualisasi dari komitmen dan tekad segenap Komposisi GMIST untuk senantiasa bergandengan tangan dalam mengemban misi pelayanan gereja.

Mengakhiri sambutanya Palandung mengajak warga GMIST untuk berpartisipasi aktif menjelang pilkada serentak 9 Desember 2015 "Jemaat GMIST diharapkan berpartisipasi dalam pemilihan Gubernur dan Walikota serentak 9 Desember nanti, sambil tetap menjaga kebersamaan dalam perbedaan" ingatnya. (tim/sulutonline)