Flying Indonesian Protes Panitia Rally Wisata Sulut Hebat!

Ketua Flying Indonesian Sulut Jandry Kandores (Foto Ist)Ketua Flying Indonesian Sulut Jandry Kandores (Foto Ist)

Pengumuman Juara Kelas Tim Belum Jelas

Manado
-Sejumlah peserta menyorot kualitas kerja dan pengambilan keputusan yang dilakukan Panitia Auto Rally Wisata Sulut Hebat 2015. Alasannya, meski pelaksanaan lomba telah berakhir pada Sabtu (28/11/2015) lalu, namun hingga saat ini pengumuman juara untuk kelas tim belum juga diumumkan alias menggantung.

“Dengan begitu lomba Rally Sulut Hebat ini kami cap belum hebat,” semprot Ketua Flying Indonesian Jandry Kandores diamini puluhan anggota klub, Senin (30/11/2015).

Dia mengatakan, Flying Indonesian terpaksa mengajukan protes resmi secara tertulis kepada pihak panitia penyelenggara. Sebab untuk kategori kelas tim pada lomba rally tersebut, ternyata tidak melewati beberapa proses penilaian seperti pencermatan kelengkapan cap pos rute serta penilaian hasil kuisioner yang dijawab oleh peserta kategori tim.

“Panitia bersikeras untuk kelas tim langsung diundi. Persoalannya, kami dari tim Flying Indonesian telah mengikuti lomba tersebut sesuai SPJ atau surat perintah jalan yang disodorkan pelaksana lomba. Semua cap pos kami lengkap, begitu juga kuis yang disodorkan dijawab dengan nyaris sempurna. Boleh diperiksa hasil lomba tim Flying Indonesian dengan dua tim lain yang ikut rally ini. Masa angka hukuman kecil dan angka hukuman besar mendapat fasilitas sama langsung diundi? Kalau tahu begitu, mending saat start kami pulang rumah saja dan nanti hari finish baru kami keluar rumah menuju tempat finish. Kan akhir-akhirnya ternyata hanya diundi,” koar para anggota Flying Indonesian seperti Vivin, Kaykay, Brenda, Mario, Hendra dan Ikel serta Otniel mewakili tim mereka.

Menariknya, saat mengajukan protes, klub otomotif senior di Sulut ini malah dicap serakah oleh pelaksana lomba. Alasan yang disampaikan, Flying Indonesian sudah merebut banyak kemenangan untuk kategori perorangan.

Di mana dari 10 peringkat yang disediakan, Flying Indonesian berhasil meraih Juara 1,2,4,5,7 dan 8. “Ini bukan bagi-bagi sembako sob, so dapa kong mo minta ulang. Tapi ini adalah kejuaraan alias lomba. Lomba yang menyerap energi dan waktu bagi peserta. Dua hari kami mengikuti rally ini dari Manado, Bitung, Kema, Tondano, Kakas, Mitra, Boltim, Kota Kotamobagu dan Bolsel kemudian balik lagi ke Manado melewati Amurang, Kawangkoan, Sonder, Tomohon, Woloan, Lemo, Tanawangko. Jadi jangan anggap kami serakah. Kami hanya butuh penilaian yang hebat dari panitia,” semprot Sekretaris Flying Indonesian, David Kalalo.

Sedangkan Ketua Panitia Pelaksana Jack Mambu tetap bersikukuh ditempuh proses cabut undi untuk menentukan pemenang kategori tim dalam lomba itu. “Tetap cabut undi,” katanya. Sayangnya, hingga berita ini dipublish, belum diperoleh kepastian dari panitia untuk proses selanjutnya, apakah akan tetap diundi atau melewati proses penilaian lomba.(tim/sulutonline)