Kasus HIV/AIDS di Sulut Meningkat, Sampai Oktober 2011 sudah 130 Meninggal

stop hiv aidsstop hiv aids

Manado-Fenomena temuan kasus HIV/AIDS di Sulut terus mengalami trend peningkatan. Bahkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes ) Sulut menyebutkan, hingga bulan Oktober 2011, tercatat sudah 130 orang meninggal dunia.

Hal ini terungkap saat dialog wartawan bersama Komisi Penanggulangan Aids Daerah (KPAD), Selasa (27/12) di kantor gubernur. Pun data yang terungkap di Sulut menyebutkan, kasus HIV/AIDS tertinggi ditemukan pada usia produktif, yakni antara 20 – 29 tahun atau 45%. Dan antara usia 30-39 tahun 28% , sedangkan usia 40-49 tahun 12%. Kelompok usia ini sangat rentan penularan karena merupakan kelompok seksual aktif.

Sementara kelompok daerah penularan tertinggi berada di Kota Manado dengan jumlah 363 penyidap HIV/AIDS atau 39%, menyusul Kota Bitung dengan jumlah 218 kasus atau 23%. Sementara Minahasa 95 kasus dan Minut 89 kasus, masing-masing 10%. Sisanya terbagi di beberapa daerah di Sulut dengan total pengidap mencapai 935 orang.

“Khusus pada bulan Oktober 2011, tercatat 13 kasus. Yakni 17 orang pengidap HIV dan 6 orang pengidap AIDS,”jelas Dr Meis Tangel-Kairupan Sekertaris KPAD Sulut.

Menariknya, dari data Dinkes tersebut tercatat Ibu Rumah Tangga (IRT) termasuk dalam pengidap HIV/AIDS dengan tingkat 19%, sedangkan angka tertinggi adalah swasta 27%, menyusul Pekerja Seks Komersil (PSK) 9%.

“Kasus terbanyak stadium sudah lanjut. Mereka rata-rata dari luar daerah dan pulang kampong kemudian meninggal dunia di Sulut,”ungkap dokter Meis sesuai data Dinkes.

Sementara cara penularan HIV/AIDS yang paling dominan masih terlihat melalui, hubungan Heteroseksual 79%, penyalahgunaan Npza suntik (IDU) 11%, Perinatal 6%, dan Heteroseksual –IDU 2%.

Dalam analisis situasi dari Dinkes menyebutkan, pemakaian kondom rendah pada pengguna Napza suntik (Penasun), PTRM belum ada. Rendahnya perilaku kelompok masyarakat beresiko untuk mendapatkan pelayanan kesehatan IMS dan VCT. Bicara tentang seks dan kondom masih dianggap tabu. Petugas penjangkau kena razia dari kepolisian di lapangan. Razia PSK oleh dinas terkait (Polisi/Pol PP). program pencegahan HIV/AIDS belum menjadi program prioritas di lintas sector sehingga selalu tersisihkan dalam setiap penetapan APBD.

Wakil Gubernur Dr Djouhari Kansil melalui Sekertaris KPAD dokter Meis Tangel-Kairupan mengatakan, berbagai upaya telah dilakukan untuk menanggulangi tingkat penyebaran HIV/AIDS di Sulut. Bahkan sudah disiapkan alat tes kesehatan Voluntary Testing Conceling (VCT) di 9 tempat untuk memudahkan masyarakat melakukan tes darah apakah telah terjangkit HIV/AIDS atau tidak. Tempat –tenpat tersebut adalah, RSU Kandouw Malalayang, RS Ratumbuysang Sario, RS Bethesda Tomohon, RSUD Manembo-Nembo Bitung, Rumkit TNI AD Teling, Puskesmas Bahu, Klinik BP Imanuel Manado, Puskesmas Tinombala Bitung, Kantor KPAK Bitung.

“Ayo mari kita periksakan diri kita di tempat-tempat yang telah tersedia, supaya bisa dengan cepat di tangani. Petugas VCT akan dengan senang hati melayani masyarakat,”imbau Wagub melalui Sekertaris KPAD dokter Meis Tangel-Kairupan. (Tim/sulutonline)

Can you tell us more about

Can you tell us more about this? I'd love to find out some additional information.

Undeniably believe that which

Undeniably believe that which you said. Your
favorite reason seemed to be on the net the simplest thing to be aware of.
I say to you, I certainly get irked while people consider worries that they plainly
don't know about. You managed to hit the nail upon the top and defined
out the whole thing without having side effect ,
people could take a signal. Will likely be back to get more.
Thanks

If you desire to improve your

If you desire to improve your knowledge just keep visiting this site and be updated with
the hottest information posted here.

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

More information about formatting options

By submitting this form, you accept the Mollom privacy policy.