Pemkot Gelar Ibadah Natal Bersama BKSAUA –FKUB, GSVL Ingatkan Jaga Terus Kerukunan dan Kedamaian

BKSAUA - FKUB Kota Manado saat mengikuti perayaan Pra Natal yang digelar Pemkot ManadoBKSAUA - FKUB Kota Manado saat mengikuti perayaan Pra Natal yang digelar Pemkot Manado

Manado-Pemerintah Kota Manado menggelar ibadah Natal bersama pimpinan golongan agama baik BKSAUA (Badan Kerja Sama Antar Umat Agama) dan FKUB ( Forum Kerjasama Umat Beragama) se Kota Manado Rabu (02/12/2015) siang di Hotel Sintesa Peninsula.

Dalam kesempatan itu, Walikota Manado DR GS Vicky Lumentut didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Manado Ny Prof Paula Runtuwene menyampaikan unek-uneknya seputar keberhasilan maupun pekerjaan yang dirasakan belum tercapai hingga akan berakhirnya masa kepemimpinan dirinya dan Wakil Walikota pada 8 Desember Mendatang.

“Kegiatan Natal bersama ini, mungkin pertemuan yang terakhir saya dan wakil walikota ditengah Pimpinan Golongan Agama se Kota Manado karena pekan depan sudah harus melepaskan jabatan. Dan besoknya akan berkompetisi sehat di moment Pilkada 9 Desember, dan itu perlu mendapat doa dan restu para Hamba Tuhan dan masyarakat yang ada. Selaku pribadi, saya meminta maaf atas keterbatasan jika masih ada pekerjaan yang belum kami selesaikan hingga akan mengakhiri tugas pelayanan. Itu semua karena saya hanya manusia biasa penuh kekurangan, dan saya memohon bukakan pintu maaf,”ingat GSVL.
Walikota Manado DR GS Vicky Lumentut didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Manado Ny Prof Paula Runtuwene  saat menyalakan Lilin Natal
Dikatakan GSVL pada BKSAUA-FKUB bahwa sebagai pemimpin umat, dirinya sangat senang adanya partisipasi dan dukungan Doa serta pelayanan para Hamba Tuhan kepada wargaku di Manado sehingga Kota Manado bisa terus diberkati lewat kehidupan yang rukun dan damai.

GSVL kemudian menyampaikan banyak terima kasih atas semua masukan, baik itu pujian dan koreksi. Ada tiga hal yang jadi beban kami saat mengawal Kota Manado usai dilantik tahun 2010 lalu, mulai dari penilaian D yakni jelek pihak Kementrian PAN-RB (Pendayahgunaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi) atas kinerja birokrasi, dan opini Disclamer dari pihak BPK-RI, serta hingga masalah penanggulangan bencana alam yang sempat melanda Kota Manado Januari 2014 lalu.

Disebutkan GSVL, berkat topangan Doa Hamba Tuhan ini, sehingga kami harus melakukan perubahan secara bertahap dan boleh bersyukur itu terlewati dan berhasil meraih prestasi seperti penilaian B dari Menpan, opini WTP dari pihak BPK hingga terealisasinya penyaluran bantuan bencana Rp 213 Miliar dari pemerintah pusat untuk membantu pembangunan dan perbaikan ribuan rumah warga korban bencana banjir bandang dan tanah longsor 15 Januari 2014.
Foto bersama BKSAUA - FKUB Kota Manado
“Untuk itu diakhir kepemimpinan kami berdua, saya mau mengajak para Pimpinan Golongan Agama se Kota Manado. Untuk bisa terus memberi pencerahan dan pelayanan iman ke masing-masing jemaat, agar disaat menyongsong Hari Natal 2015 dan Tahun Baru 2016. Serta pesta demokrasi Pilkada serentak 9 Desember pekan depan, untuk menyambutnya penuh sukacita. Mari kita jaga terus kerukunan dan kedamaian diantara warga masyarakat, sehingga terwujud Pilkada yang lancar dan aman. Serta mendatangkan berkat damai sejahtera, saat menyambut Hari Kelahiran Yesus Kristus dan Tahun Baru 2016," ajak Walikota GSVL.

Ibadah Pra Natal ini sendiri dipimpin Sekum BPS GMIM Pdt DR Handry Runtuwene STh, dan dihadiri ribuan Tokoh Agama se Kota Manado. (tim/sulutonline).