Sumarsono: Pelaku Usaha Harus Jujur berikan Data Sensus Ekonomi

Gubernur saat sosialisasi Sensus Ekonomi 2016Gubernur saat sosialisasi Sensus Ekonomi 2016

Manado-Gubernur Sulut DR Sonny Sumarsono MDM menegaskan pelaku usaha di Sulut harus jujur memberikan data yang benar saat petugas BPS melakukan sensus ekonomi 2016.

Penegasan tersebut disampaikan langsung Gubernur dihadapan peserta sosialisasi Sensus Ekonomi 2016 yang berlangsung di salah satu rumah kopi di kawasan Megamas Manado, Jumat (04/12/2015) , yang diikuti para pelaku usaha seperti pengusaha hotel, restoran, mall, bank perkantoran dan pengusaha lainnya.

“Saya minta pelaku usaha terutama pengusaha hotel, harus jujur memberikan data yang benar saat dilakukan sensus ekonomi, sehingga kita bisa memberi gambaran lengkap tentang level dan struktur ekonomi, serta daya saing bisnis di daerah ini,“ ujar bung Sonny sapaan akrab gubernur.

Dikatakan, ironi rasanya karena setiap tamu yang datang ke Sulut, selalu melaporkan kepada saya sulit mendapatkan kamar hotel karena penuh, namun pengusaha hotel sendiri menyebutkan, hunian hotel mengalami penurunan. “Mana yang benar tamu yang datang atau pengusaha hotel yang berbohong,” tegas Dirjen Otonomi Daerah ini.

Padahal menurut gubernur, hampir semua Kantor Kementerian dan Badan di pusat melakukan rapat-rapat di hotel-hotel yang di Manado, “Kok kenapa dibilang hunian menurun, aneh kan,”tanya Sumarsono seraya menyebutkan, sebenarnya kedatangannya ke acara tersebut untuk mendengarkan sosialisasi, namun diminta untuk memberikan masukan, maka yang menjadi problem utama adalah menyangkut data.

Mengandalkan data BPS dinilai belum komposit, terutama menyangkut data kemiskinan. “Data BPS tidak memberikan jawaban karena datanya makro,” katanya.

Karena menurut gubernur, karena disini belum ada gerakan sadar data, padahal dengan adanya data yang valid dan akurat akan memberi dampak yang besar terhadap potret utuh perekonomian bangsa dan daerah, untuk dijadikan landasan penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan nasional dan regional.

Untuk sensus ekonomi ini, Sumarsono memberi dukungan penuh untuk menyukseskannya.

“Saya berharap masyarakat Sulut utamanya dunia usaha dapat memberikan data yang benar dengan tingkat akurasi yang tinggi,”ingat Sumarsono.

Sebelumnya Kepala BPS Sulut Faisal telah menyampaikan maksud dan tujuan pelaksanaan sensus ekonomi 2016 ini, dimana sensus dilaksanakan di seluruh wilayah NKRI dan mencakup semua aktivitas ekonomi (kecuali sector pertanian) dan skala ekonomi usaha.
Turut hadir Kepala Cabang BI Manado dan Dirut Bank Sulut. (tim/sulutonline).