Usai Pantau Pemunggutan dan Penghitungan Suara di TPS, Gubernur Gelar Video Conference Dengan Kemendagri

Gubernur memantau proses pencoblosan dan perhitungan suaraGubernur memantau proses pencoblosan dan perhitungan suara

Manado-Hampir sehari penuh Gubernur Sulut DR Soni Sumarsono MDM dan Ketua TP PKK Sulut Ibu Dra Tri Rachayu Sumarsono bersama Unsur Forkompimda Sulut yaitu, Kejati Teuku Syah Rizal SH, Dan Rem 131 Santiago Brigjen TNI Sulaiman Agusto, Dan Lantamal VIII Laksma TNI Mamahan Simorangkir, Dan Lanudsri Kol. Pnb. Djoko Tjahyono dan Kabid Propam AKBP Eko Widyanto mewakili Kapolda Sulut, Rabu (09/12), melakukan pemantauan pelaksanaan pemunggutan suara dan penghitungan suara Pilkada Serentak di beberapa Tempat Pemunggutan Suara (TPS) di Kabupaten Minahasa dan Kota Manado.

Pemantauan ini di mulai dari TPS 1 Kelurahan Winangun Atas Kecamatan Pineleng Minahasa kemudian berlanjut di TPS 1,2,3, dan 4 Kelirahan Wanea Kecamatan Wanea Manado, TPS 1 Kelurahan Kleak bertempat di lantai dua RSJ Ratumbuisang, kemudian menuju di salah satu TPS di Kelurahan Singkil dan berakhir di TPS LP Tiuminting, serta pemantauan penghitungan suara di TPS 3 kelurahan Bumi Beringin Manado.

Usai melakukan pemantauan Gubernur langsung menggelar Video Conference dengan Staf Ahli Mendagri Bidang, Hukum dan Kesatuan Bangsa (Kesbang) DR Didi Suprayitno MM sekaligus selaku Ketua Desc Pilkada Kemendagri RI ini, di ruang rapat Ex WOC Kantor Gubernur.
 Gubernur saat menggelar Video Conference Dengan Kemendagri
Gubernur menyebutkan, khusus untuk Sulut dirinya bersama unsur Forkopimda sudah melakukan keliling sejak pagi hari guna memantau pelaksanaan pilkada serentak baik yang ada di Kelurahan, Rumah Sakit maupun di Lembaga Pemasyarkatan (LP) Kelas Dua A
Tuminting. Secara umum dapat di laporkan semua dalam suasana kondusif dan berjalan aman dan terkendali.

Khusus menyangkut pilkada di Kota Manado yang mengalami penundaan pelaksanaannya, Sumarsono menyebutkan, aman-aman saja.”Namun secara psikologis saya kira itu ada pengaruhnya, akan tetapi tidak terlalu banyak,”aku Dirjen Otda Kemendagri RI ini.

Kesempatan itu, Gubernur telah melaporkan pelaksanaan pilkada serentak yang berlangsung di wilayah kepulauan di Nusa Utara, juga berjalan aman dan lancar, ini berkat kerjasama yang baik diantara unsur Forkopimda Sulut terutama Dan Lanudsri serta Dan Lantamal VIII yang telah banyak membantu mengirimkan bahan logistik pemilu, sehingga seluruh TPS di kepulauan itu, sampai saat ini tidak mengalami kekurangan.

“Pilkada serentak di Sulut dianggap paling besar karena selain Pilgub juga ada 7 Kabupaten/Kota menggelar Pilkada Serentak ini, saya meyakini angka partisipasi pemilih Sulut dalam pilkada serentak kali ini, saya hanya berani mematok diatas 70 persen,”tandas jebolan S3 Universitas Negeri Jakarta ini.

Ikut mendampingi Gunbernur dalam pemantauan ini yaitu Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs Jhon Palandung, Kaban Kesbang Politik Edwin Silangen, Kadis Pehuhungan dan Kominfo Joi Oroh serta Karo Pemerintahan dan Humas Dr Jemmy Kumendong MSi.(tim/sulutonline).