Gubernur Larang “Hero” Nonjobkan Pejabat Eselon II

Gubernur Sulut saat melantik Ir Herry Rotinsulu sebagai penjabat Bupati Minahasa UtaraGubernur Sulut saat melantik Ir Herry Rotinsulu sebagai penjabat Bupati Minahasa Utara

Manado-Gubernur Sulut DR Soni Sumarsono MDM melarang Ir Herry Rotinsulu MSi (Hero) menonjobkan pejabat Eselon II di Kabupaten Minahasa Utara (Minut).Larangan Gubernur tersebut disampaikan saat melantik Kadis Kehutanan Provinsi Sulut Ir Herry Rotinsulu MSI sebagai Penjabat Bupati Kabupaten Minahasa Utara, menggantikan Drs Sompie Singal MBA karena masa jabatannya sebagai Bupati Minut telah berakhir Kamis, (10/12/2015).

Pelantikan yang berlangsung di Graha Gubernuran Bumi Beringin Manado, tersebut turut dihadiri Unsur Forkopimda Sulut Pejabat Teras pemprov, Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Minut serta para pejabat Eselon II Minut masing-masing bersama isteri dan suami.

Pelantikan dan Serah terima jabatan dari Sompie Singal kepada Hero berdasarkan Surat Keputusan Mendagri RI No.131.71-6116 Tahun 2015 Tertanggal 7 Desember 2015.

“Terkait dengan mutasi pejabat sejauh tidak dibutuhkan jangan melakukannya apalagi ada korban nonjob, karena mempunyai efeknya negatif bagi keluarga pejabat yang bersangkutan,”tegas Sumarsono.
Foto bersama usai Sertijab
Menurut Sumarsono, karena sebagai sosok birokrat senior dan professional dirinya yakin Hero tidak akan melakukan nonjob terhadap pejabat di Minut.”Karena tugas utama sebagai Pj Bupati bagaimana memastikan berlangsungnya roda pemerintahan, pembangunan dan sosial kemasyarakatan secara efektif, efisien dan berkesinambungan,”kata Dirjen Otda Kemendagri ini.

Sementara terkait dengan sinergitas kerja dengan Pemprov, maka Hero dituntut dapat memberikan dukungan penuh terhadap berbagai program kerja yang saat ini sedang dilaksanakan seperti GSM,GeBeKa, GSB dan Program Mari Jo Ka Manado, termasuk jalan Tol Manado Bitung yang sedang berlangsung.

Terkait dengan Program Mari Jo Ka Manado, Sumarsono minta agar Hero dapat memprioritaskan pembangunan di sektor kepariwisataan antara lain, perbaikan infrastruktur pendukung pariwisata, baik aksesbilitas dari dan ketempat wisata maupun sarana prasarana penunjang dilokasi wisata.

Selain itu, Sumarsono berharap pasca pelaksanaan pilkada serentak dan menanti ditetapkannya kepala daerah terpilih, serta dalam rangka menyambut Natal 2015 dan tahun Baru 2016, Hero juga diminta untuk berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan kodusifitas keamanan dan keharmonisan di tengah-tengah masyarakat. (tim/sulutonline).