Astaga, Mobnas Pemprov Sulut 'Ngetap' di SPBU ?

Foto yang diposting salah satu Facebooker di MANGUNI TEAM123 Reskrimum (Foto Ist)Foto yang diposting salah satu Facebooker di MANGUNI TEAM123 Reskrimum (Foto Ist)

Manado-Ini tentu harus menjadi perhatian serius, menyusul, Minggu (20/12/2015) siang, media sosial (medsos) di Manado ramai memperbincangkan foto sebuah mobil dinas (mobnas) jenis Kijang Inova pelat merah DB 94 yang diketahui milik salah satu pejabat Pemprov Sulut, diduga sementara 'ngetap', belum diketahui apakah bensin atau solar di salah satu SPBU di Manado.

Dikabarkan, SPBU yang dimaksud adalah SPBU Wanea, Jl Sam Ratulangi. Dalam foto tersebut terlihat seorang pria berbaju hijau sedang mengatur beberapa galon di bagian belakang dalam mobil.

Foto tersebut kemudian diposting di Facebook milik ‎MANGUNI TEAM123 Reskrimum Polda Sulut. Dalam penjelasan foto, ini terjadi Minggu pagi di saat SPBU dalam keadaan sepi. Dan dalam postingan foto tersebut, yang memposting berkata: “Om jangan borong kasiang tu Minyak somo Natal kasiang maso di line pertamax mar tu gelon ambe di sablah... Heeheee.. #jadilahcontohbuatktsemua”.

Dari postingan tersebut, ratusan orang menanggapinya dengan negatif. Ini beberapa tanggapan atas foto tersebut:

Bobbie Mokodongan: pejabat pe mobnas lagi

Jener Juventus: iniLah rakus BBM. plat merah...! cara licik yg di turunkan kpd anak buahnya. awas kage rakus smua ini tu dia p boz...! hehe

Colombus Ansar: Jdi klo plat merah yg borong bbm d pompa bensin nda boleh di tangkap?...klo rakyat kecil 1 galon 10 liter di tangkap...enak donk klo punya plat merah..

Fero Amos: Sapa p pesanan kang,,, jang bilang ni pekerjaan sambilan dri pejabat,,, ckckckck

Jenry Lakoy: Tambah2 penghasilan..kan mo buka usaha sampingan katuuu..pertamini

Glenn Korah: Plat 2 angka yg jabatanya bkn kecil, tp justru mereka yg mencuri hak rakyat. #pertamax_coy bkn premium subsidi...

Nouvrizal Thaufieq Darondo: Padahal di tiap SPBU so tempel edaran kalo plat merah nimbole isi premium,,, hmmmmm bamanae.

Noldy Kajuwatu: Cek jo plat DB 94 siapa yg pake...apakah benar pejabat tersebut yg menyuruh sopirnya atau sopirnya yg melakukan sendiri tanpa sepengetahuan pejabat tersebut...hehehehe

Edward Pontoh: Seharusx pejabat beli bbm non subsidi atw pertamax.. dia sengaja parkir di pertamax spy keliatan beli pertamax pdhl beli bbm bersubsidi.. bisa di audit itu jd temuan bpkp sulut krn bisa saja dilaporkan beli pertamax pdhl faktax beli bbm bersubsidi..

Hingga berita ini diturunkan belum diketahui siapa pemakai mobnas DB 94 tersebut, dan belum ada klarifikasi lanjut dari pemakai kendaraan tersebut. (tim/sulutonline).