JRT: Sumarsono Jangan Berlagak Seperti Gubernur Defenitif

Jimmy Robert Tindi (JRT) dalam salah satu aksi demo waktu lalu (Foto Ist)Jimmy Robert Tindi (JRT) dalam salah satu aksi demo waktu lalu (Foto Ist)

Manado-Berbagai program spektakuler dirancang DR Soni Sumarsono sebagai Pejabat Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), seperti salah satunya program Mari Jo Ka Manado mendapat koresi dan kritik pedas aktivis muda Sulut, Jim Robert Tindi (JRT). Senin (21/12/2015) Tindi yang juga mantan Ketua KPW Partai Rakyat Demokratik (PRD) Sulut itu meminta agar Sumarsono ‘menahan’ diri, sehingga tidak berlebihan dalam menjalankan tugasnya di Sulawesi Utara.

”Sumarsono harusnya tau diri, jabatannya itu hanya beberapa bulan di Sulawesi Utara sebagai Pejabat sementara. Jangan berlagak seperti Gubernur defentitif yang dipilih rakyat Sulut, lihat saja program spektakuler dan bersifat jangka panjang ilakukannya, bagi saya ini terlalu berlebihan. Seharusnya tugas Sumarsono itu menyiapkan infrastruktur pemerintahan, menyukseskan Pilkada Serentak dan menyiapkan pemerintahan baru,” ujar Tindi yang kini menjabatan Direktur Eksekutif Gerakan Rakyat Anti Korupsi (GERAK) Sulut ini tegas.

Aktivis dan pejuang mahasiswa ’98 yang gemar melakukan demonstrasi itu mengatakan akan melakukan proteksi terhadap apa yang dilakukan Sumarsono saat menjabat Gubernur di Sulut. Bahkan soal program peningkatan sektor pariwisata yang dicanangkan Sumarsono, GERAK akan didepan mengawasinya agar tidak membawa dampak deviasi.

”GERAK akan mengawasi program revitalisasi pariwisata dengan slogan Mari Jo Ka Manado yang menjadi kesibukan Sumarsono saat ini, jangan-jangan ada indikasi korupsi. Karena kalau menyangkut pariwisata pasti banyak dana promosi,”tegas Tindi. (tim/sulutonline).