Kabupaten Kota Diingatkan Segera Lunasi Piutang Raskin

Gubernur saat Rakor Percepatan Program Raskin SulutGubernur saat Rakor Percepatan Program Raskin Sulut

Manado-Gubernur Sulut DR Soni Sumarsono MDM minta Pemerintah Kabupaten Kota segera melunasi piutang beras raskin ke Bulog Divre Sulut."Beras raskin bukan gratis, karena itu bagi kabipaten kota yang masih ada piutang segera dilunasi ke Bulog," tegas Sumarsono.

Ditekankan, filosofi raskin bukan sebagai upaya final penanggulangan kemiskinan melainkan sebuah chras program pemerintah mengisi gap untuk mengurangi kesenjangan sosial.

“Karena itu harus ada upaya pemberdayaan masyarakat dari lapisan terbawah untuk memerangi kemiskinan, utamanya peran dari SKPD teknis terkait. Karena Bulog hanya merupakan penyedia raskin sementara pemberdayaan itu ada di SKPD terkait, “tegas Sumarsono.

Selain itu, Gubernur juga menyebutkan tiga hal penting untuk mengawal kualitas raskin, menyimpan dengan baik hingga terdistribusi kepihak yang tepat, dan harus dipastikan tidak terjadi hutang. Juga diharapkan dalam rakor ini dapat menampung permasalahan dilapangan serta sharing pengalaman untuk mencari solusi terkait penyaluran raskin.

Dari data yang ada tidak satupun Kabupaten/Kota di Sulut yang tidak memiliki piutang. Sedangkan piutang tertingi yaitu Kabupaten Kepulauan Talaud 30,11 persen sedangkan terendah 3,55 persen yaitu Kota Tomohon.

Sememtara itu kepala Divre Bulog Sulut Sabaruddin Amrullah, mengatakan penyaluram raskin di Sulut sampai dengan 18 Desember 2015 mencapai 100 persen dengan total 33.828,69 ton demikian halnya dengan DO sudah 100 persen tersalurkan.

Turut hadir Asisten Ekonomi Pembangunan Drs Sanny Parengkuan MAP, Kadis Sosial dr Lisye G Punuh MKes serta Karo Ekonomi Jany Mendur SE, (tim/sulutonline).