Tuntaskan Tugas dari Jokowi, Sumarsono Gandeng BMI

Gubernur didampingi Kapolda Sulut saat menghadiri ibadah Natal BMIGubernur didampingi Kapolda Sulut saat menghadiri ibadah Natal BMI

Manado-Gubernur DR Soni Sumarsono, menegaskan Brigade Manguni Indonesia (BMI) menjadi salah satu partner prioritasnya dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diberikan Presiden Joko Widodo padanya di Bumi Nyiur Melambai, Sulawesi Utara.

Bahkan, lelaki yang juga masih menjabat sebagai Direktur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri ini menyatakan dirinya sangat mengapresiasi BMI sebagai oraganisasi yang bersendikan adat dan sudah menyebar tidak saja di Indonesia namun juga telah memiliki pengurus dan anggota hingga ke mancanegara.

Karena itu, Sumarsono mengajak seluruh elemen BMI ikut mengawal dan berpartisipasi dalam kegiatan pembangunan dan pemerintahan yang dipimpinnya di Sulawesi Utara. “Selaku Tonaas Wangko Umbanua, saya bangga menjadi bagian dari Brigade Manguni Indonesia,” ujarnya.

Penegasan itu disampaikan Sumarsono ketika membawakan pesan-pesan Natal dalam perayaan Natal BMI yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Tonaas (DPT) BMI, Selasa (29/12/2015) malam di Manado.

Hadir pada kesempatan itu Kapolda Sulawesi Utara, Brigjen Pol Wilmar Marpaung, pimpinan SKPD, Kapolresta Manado, Kombes Pol Rio Permana, mantan Tonaas Wangko yang kini didaulat menjadi Tonaas Wailan Wangko serta para Tonaas Wilayah seperti DKI Jakarta, Banten, Sulawesi Tengah, Toli Toli dan para pengurus dan anggota BMI se Sulawesi Utara, para senior dan pendiri BMI.

Penyelenggaraan acara yang juga dihadiri pimpinan ormas ini dikoordinir Freddy Turalaki sebagai ketua dan Rocky Ronoko selaku sekretaris.

Salah satu yang menjadi penekanan Sumarsono yang disampaikan dalam acara tersebut adalah soal ornamen Minahasa yang merupakan satu dari tujuh “wasiat” yang disampaikan mendiang Pdt. Prof. Dr. WA Roeroe kepadanya, beberapa hari sebelum mantan Ketua Sinode GMIM itu berpulang.

“Beliau berpesan agar indentitas ke-Minahasa-an harus menjadi ciri khas bagi semua gedung maupun obyek yang ada di daerah ini, dan saya akan melaksanakan wasiat tersebut. Karena itulah saya ingin mengajak seluruh komponen Brigade Manguni Indonesia untuk terlibat aktif dalam mewujudkannya,” pinta Sumarsono.

Sementara, Tonaas Wangko BMI Nicolas Undap saat menyampaikan pesan Natal, ikut menyelipkan rasa penyesalannya atas ketidakhadiran para bupati walikota maupun beberapa pejabat yang diundang dalam acara ini.

“Hal ini menjadi catatan tersendiri bagi kami Brigade Manguni Indonesia,” ujarnya sambil mempersilahkan media untuk mengutip pernyataannya tersebut.(tim/sulutonline).