Kesaksian Novita Londok atas Program UC dari GSVL

Postingan Adeleida Novita Londok (Foto Ist)Postingan Adeleida Novita Londok (Foto Ist)

1 Jan 2016 RSUP Prof Kandouw Tidak Lagi Melayani UC

Manado-Tidak mudah menerapkan suatu program yang membawa konsekuensi anggaran Miliaran rupiah, seperti yang dilakukan DR GS Vicky Lumentut, saat menjadi Walikota Manado periode 2010-2015 pada program Kesehatann Gratis (Universal Coverage).

Banyak warga Manado menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi mereka sebagai wujud kerinduan warga terhadap program spektkuler Universal Coverage. Salah satunya seperti yang disampaikan Adeleida Novita Londok masyarakat Kota Manado yang menggambarkan pengalamannya saat menikmati program Universal Coverage (UC).

”Cerita d bwh ini adalah kesaksian seorang ibu dari wonasa kapleng wale manguni….. Kita bela-bela prog UC sbnarnya tdk tau pasti bentuk pelynannx bgmn,.nanti kita lihat sendiri di RSUP Malalayang, sampe merinding nda sangka klo ibu yg selama ini dirawat sama2 deng mama di ruang intensif IMC irina c adl pasien UC,..krn pelayanan yg diterima sama deng mama BPJS kls 1,.tdk ada perbedaan sama skli,.semua fsltas sampe obat perawat yg ambil d apotek,sampe kita sendiri baru tau tadi klo ibu yg msk tidak sadarkan diri itu pasien UC,.waktu tgl 30 des mama pindah ke irina B, ibu ini sdh mulai sadar,.pas bakdpa deng ibu p suami, kita tanya klo ibu so pindah ruangan,. Bapak bilang,klo dokter mo suruh pindah biar jo mo pindah dirumah jo,.ini dokter so mulai ja kse resep biasa nyanda krn tu program UC kwa so nyanda,.inileh mo CT Scan klo pke UC nda mo bayar,.kita bilang oh bapak pake UC dang msk hr jumat 2 mggu lalu??iyo no..dapa rasa skli klo tu program so nyanda…kt bilang jd dang mo lanjutkan; oh iyo kt so alami….wow baru tau sebegitu berartinya program UC..wajar dilanjutkan…. GODBLESS,” ungkap Adeleida dikutip dari Facebooknya.

Sayangnya program yang sangat dibutuhkan dan membantu masyarakat Kota Manado tersebut, mulai 1 Januari 2016 RSUP Prof Kandouw Malalayang sudah tidak lagi menerima layanan kesehatan gratis melalui program Pemkot Manado, yakni layanan kesehatan Universal Coveragge (UC) yang ditelorkan Walikota Manado periode 2010-2015 DR GS Vicky Lumentut.
 Pengumuman RSU Prof Kandouw tidak lagi melayani peserta Universal Coverage
Kabar tidak menyenangkan ini, bahkan sudah merebak ditengah masyarakat. Menyusul adanya pengumuman bernomor: Km/03.02/11.3/1283/2015 yang ditandatangani dr Maxi R Rondonuwu, DHSM, MARS, Direktur Utama RSUP Prof Kandou Malalayang, Manado.

Padahal beberapa tahun belakangan ini, seluruh masyarakat Kota Manado diringankan oleh pemerintah Kota Manado melalui program UC untuk berobat gratis di sejumlah rumah sakit ternama di ibukota Provinsi Sulut ini.

Kini harapan dan kebutuhan layanan kesehatan gratis itu sudah tidak ada lagi mulai 1 Januari 2016. Padahal program hasil terobosan GSVL, sapaan Lumentut itu sangat dirindukan warga Kota Manado untuk terus dilanjutkan.

“Padahal program ini sangat membantu kami masyarakat kurang mampu. Kami sayangkan jika program pengobatan gratis itu sudah tidak ada di tahun-tahun mendatang,”sendu Ulfina Badilah, warga Tuminting yang mengaku kaget mendengar program unggulan Pemkot Manado yang sempat diakui pemerintah pusat beberapa waktu itu dicoret kepemerintahan Walikota Manado sekarang.(tim/sulutonline).