Gabung Mantan Legislator, Puluhan Wartawan Demo PLN

Aksi demo damai wartAksi demo damai wartawan diwarnai pemasangan Lilin saat berhadapan dengan pimpinan PLN Suluttenggo

Manado-Tidak semua mantan legislator memiliki kepedulian kepada masyarakat. Jhon Dumais dikenal begitu vokal saat menjadi anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Pria yang juga hingga saat ini peduli pada kepentingan masyarakat Sulut itu, Senin (16/1/2016) terlihat ikut bersama wartawan di Kota Manado dalam menggelar demo di kantor PLN Suluttenggo.

”Selama pemadaman listrik terjadi, puncaknya mulai Sabtu pekan lalu, pernahkah PLN menghitung kerugian yang dialami masyarakat, barang elektronik rusak, makanan basi, pedagang kecil dan menengah tambah rugi. Pernakah PLN merasakan bagaimana susahnya masyarakat. Apakah ini menjadi kepedulian pihak PLN,” sembur Dumais yang juga pernah menjabat Ketua Komisi I DPRD Sulut ini tegas saat aksi demo damai.

Ditambahkan aktivis muda Sulut ini bahwa berdasarkan pengalaman yang juga dirasakan masyarakat selaku konsumen PLN yang masih menggunakan meter listrik lama.”Masyarakat terlambat bayar saja sehari, petugas PLN sudah datang ke rumah, bahkan ada yang langsung memutuskan aliran listrik dan mencabut meter. Apakah ini adil. Kadang juga tagihan rekening membengkak. Coba direksi PLN menempatkan diri sebagai masyarakat yang tersakiti,” papar Dumais dengan nada menyesalkan sikap PLN.
Puluhan wartawan dalam aksi demo damai di kantor PLN Suluttenggo (foto Ist)
Ironisnya, dengan pelan dan masih percaya diri, GM PLN Suluttenggo, Baringin Nababan menyampaikan kalau dirinya tak mau memberikan janji terkait tidak ada lagi pemadaman listrik di Kota Manado dan Sulut pada umumnya.

”Saya tidak bisa berjanji dan tidak bisa menjamin kalau pemadaman tidak akan terjadi lagi, walaupun kapal listrik di Amurang sudah beroperasi,” ujarnya.

Lanjut Nababan, penyebab pemadaman listrik yang terjadi sejak Sabtu pekan lalu.”PLN menyampaikan permohonan maaf atas kejadian gangguan listrik pada sistem interkoneksi antara Sulut dan Gorontalo. Sistem kelistrikan Sulut dan Gorontalo pada Sabtu sejak pukul 14.30 Wita, mengalami gangguan suplai listrik. Gangguan ini di sisi transmisi, sehingga menyebabkan sistem kelistrikan operasi terpisah. Upaya pemulihan suplai listrik pada sistem kelistrikan terus dilakukan secara bertahap,” terang Nababan dengan jawaban klasiknya.

Menanggapi hal ini, Dumais mengatakan, dalam waktu 3 hari kedepan, pihaknya akan kembali datang bersama wartawan untuk mempertanyakan kepada Gubernur Sulut DR Soni Sumarsono dan GM PLN Suluttenggo. “Penjabat gubernur dan GM PLN harus dipertemukan agar kita semua terutama masyarakat mendapatkan penjelasan yang pasti soal sering padamnya listrik di Sulut,”tegasnya yang dibenarkan Donny Wungow wartawan Harian Swarakita koordinator aksi damai ini. (tim/sulutonline).