Cuaca Ekstrim, Freddy Tengker Tewas Tertimbun Tanah Longsor

Korban Freddy Tengker saat dievakuasiKorban Freddy Tengker saat dievakuasi

Manado-Hujan yang terus mengguyur kota Manado sejak Rabu (20/01/2016) hingga Kamis (21/01/2016) mengakibatkan banjir dan tanah longsor. Tercatat sebagian beberapa kecamatan di Manado ikut terendam. Sementara, di Kecamatan Malalayang atau tepatnya di kelurahan Batu Kota dilaporkan 1 orang meninggal dunia akibat tertimbun longsoran tanah.

Korban yang diketahui bernama Fredy Tengker (61) Warga Lingkungan III Kelurahan Batukota Kecamatan Malalayang, tewas tertimbun tanah longsor sekitar pukul 08.00 wita.

Alhasil, TNI dan Polisi berbondong-bondong mencari korban. Babinsa Koramil 1309-03 Wanea, Sersan dua Meki Kaseger mengatakan pihaknya cukup kesulitan melakukan evakuasi. “Lumpur di lapangan begitu tebal saat mengevakuasi korban,” katanya.

Dikatakan, saat korban pergi mengecek lahan perkebunan tiba-tiba terjadi longsor di kebun. “Korban tidak sempat melarikan diri saat longsor dan ditemukan pukul 10.30 Wita oleh Babinsa dan warga serta petugas,” tuturnya.

Kepala Lingkungan III Kelurahan Batukota Joubert Koagow (48) juga mengatakan saat hendak membawa makanan kepada korban adik korban yakni Maxi Tengker kaget melihat pondok korban sudah roboh.

Warga kemudian dibantu 10 Anggota TNI dari Kodim 1309 Manado dan Koramil 1309-09 Wanea juga Kepolisian Sektor Malalayang langsung mengevakuasi korban. Rencananya korban akan dikebumikan besok Jumat (22/01/2016). (tim/sulutonline).