AMTI: Payung Hukum Pilwako 17 Februari Sudah Jelas

Tommy Turangan SH (Foto Ist)Tommy Turangan SH (Foto Ist)

Turang: Pj Walikota Jangan Buat Rakyat Kecewa

Manado-
Aktivis Aliansi Masyarakat Transparansi Indonesia (AMTI), Tommy Turangan SH akhirnya angkat bicara terkait penganggaran Pilwako susulan di Kota Manado yang telah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Manado pada Sabtu (23/01/2016) malam.

Kepada wartawan, Alumnus Unsrat ini mengajak agar penjabat Walikota Manado Ir Royke O Roring (ROR) bersinergi, DPRD Manado dan pemerintah Kota Manado untuk mendukung KPU Manado.”Mari kita belajar dari pengalaman, setidaknya penundaan Pilkada Manado kemarin membuat warga kecewa, kini DPRD dan Pejabat Wali Kota Manado jangan lagi buat warga kecewa. Jangan ada kesan dibuat ribet, di daerah lain yang melakukan Pilkada susulan juga tak ada masalah kok,” ingatnya.

Pernyataan aktivis AMTI ini menyusul, putusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Manado terkait pelaksanaan Pilwako susulan 17 Februari 2016 mendatang, yang kurang direspon positif dari pemerintah daerah Kota Manado.

Alhasil, dia menilai Pejabat Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), DR Soni Sumarsono dan Pejabat Wali Kota Manado Ir Royke Roring untuk studi banding (Stuban) ke sejumlah daerah yang menggelar Pilkada susulan.

”Tidak ada masalah sebenarnya, keputusan KPU Manado untuk menyelenggarakan Pilkada 17 Februari 2016 wajib kita dukung bersama-sama. Payung hukumnya sudah jelas tentunya, dimana yang namanya Pilkada susulan berbeda dengan yang berjalan normal sehingga keputusan yang misalkan terkesan kurang koordinasi tak perlu dibesar-besarkan. Kalau belum paham lagi, saya rekomendasikan Pejabat Gubernur Sumarsono dan Pejabat Wali Kota Roy Roring melakukan studi banding (Stuban) ke Kalteng dan Fak-Fak serta daerah lain yang melakukan Pilkada susulan,”katanya, Minggu (24/1/2016).

Secara terpisah, Ketua Laskar Anti Koropsi (LAKI) Sulut Tommy Sumelung SH mengatakan, sebenarnya pelaksanaan Pilwako Manado 17 Februari 2016 mendatang tidak ada masalah yang signifikan."Permintaan Penjabat Wali Kota Roy Roring soal pertanggungjawaban 20 M sudah dijawab KPU. Kini tinggal menunggu niat Roy Roring sebagai penjabat apakah siap menggelar Pilkada 17 Februari nanti,"katanya. (tim/sulutonline).