Manado Kini Miliki Data Satelit Penginderaan Jauh Resolusi Tinggi

Penjabat Wali Kota Royke Roring didampingi Kepala Bappeda Manado, Bartje Assa foto bersama usai serahterima Data Satelit Penginderaan Jauh Resolusi Tinggi oleh LAPAN, Pekayon Jakarta Timur (Foto Ist)Penjabat Wali Kota Royke Roring didampingi Kepala Bappeda Manado, Bartje Assa foto bersama usai serahterima Data Satelit Penginderaan Jauh Resolusi Tinggi oleh LAPAN, Pekayon Jakarta Timur (Foto Ist)

Manado-Warga Manado patut berbangga. Perkembangan dunia teknologi yang semakin canggih diberangi perangkat modern, ternyata ibu kota Provinsi Sulut ini tak ketinggalan.
Buktinya, Rabu (27/01/2016), Penjabat Walikota Manado Ir Royke O Roring (ROR) didampingi Kepala Bappeda, Bartje Assa, menerima Data Satelit Penginderaan Jauh Resolusi Tinggi bersamaan dengan digelarnya Focus Group Discussion Pemanfaatan Penginderaan Jauh untuk Mendukung Nawacita oleh Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Pekayon Jakarta Timur.

“Data ini mungkin sebagian bisa juga di download free di webUSGS.gov dengan menginstall map locator dan downloadernya. Tapi, data yang kami terima khusus untuk wilayah Kota Manado,” kata Assa.

Menurutnya, data khusus Kota Manado yang diterima berjumlah 11 data yakni: 5 data Satelit Pleiades (th 2013 dan 2014), 1 Data satelite world view (2013), 1 Data Satelite SPOT-7 (2015), 2 data SPOT-6 (2015), dan 2 Data Satelit Landsat-8 (2015). Dengan Level: 1T 1 GT (Landsat) Ortho (SPOT) Primary dan ortho (Pleiades), format GeoTif (Airbus digital globe, dan Landsat) JP2000 (SPOT). Volume total data hampir 1 TB.

“Warga Kampus yang ingin melakukan penelitian dengan tools dan data Remote Sensing bisa order data crop wilayah study ke LAPAN for free. Begitu informasi dari Pak Ngadino di Kantor LAPAN,” terang Assa. (tim/sulutonline).