GSVL Bersama Ribuan Mahasiswa Asal Papua Gelar Acara Bakar Batu

Suasana kebersamaan antara GSVL dan mahasiswa Papua (Foto Ist)Suasana kebersamaan antara GSVL dan mahasiswa Papua (Foto Ist)

Manado-Patut diacungi jempol, ketulusan dan kecintaan ribuan pemuda asal Tanah Papua terhadap sosok DR G.S Vicky Lumentut (GSVL) dibuktikan, Selasa (09/02/2016) pagi hingga sore di perkebunan Malalayang.

Dengan menggelar Pesta Adat Bumi Cendrawasih yakni Bakar Batu, mulai dari Jagung (milu), singkong (ubi) hingga ratusan daging ayam dan puluhan ekor babi, tampak GSVL Walikota Manado periode 2010-2015 ikut membaur mengatur persiapan hingga pada proses menyantap bersama-sama sajian menu Bakar Batu yang merupakan tradisi warga Tanah Papua tersebut.

Tak heran, warga asal Papua yang didominasi pemuda pemudi atau dari kalangan mahasiswa di Kota Manado ini tak bisa menyembunyikan kegembiraan mereka karena bisa diberi kesempatan melakukan Pesta Adat Bakar Batu di awal Tahun 2016 dengan pemimpin yang dinilai telah terbukti dengan sejumlah program pembangunan.
Menu yang disiapkan untuk ritual adat bakar batu (Foto Ist)
Hal ini seperti diutarakan Tokoh Pemuda Asal Papua Hendrikus Suebu dan Brando Kogoya selaku mahasiswa salah satu fakultas ternama di Ibukota Sulawesi Utara Manado ini, menurut keduanya figur Ketua Asosiasi Wali Kota se Indonesia GSVL ini, merupakan seorang panutan yang patut diteladani, selain mantan birokrat handal. Juga sepak terjang Vicky panggilan trand suami tercinta Prof Paula Runtuwene ini, memiliki segudang program pembangunan yang sangat menyentuh masyarakat. Dan itu sudah pasti didasari dari latar belakang seorang pelayan yang takut akan Tuhan, sehingga boleh tercipta pelayanan kesehatan gratis atau Universal Coverage (UC) dan masih banyak lagi program yang gemilang.

“Kami sebagai warga asal Papua di Kota Manado, merasa seperti dirumah sendiri saat ini. Kami selalu diperhatikan, Pak Vicky memang orang baik dan bijaksana sehingga beliau kami anggap seperti bapak kami sendiri. Ada 5000-an warga Papua di Kota Manado, dan mahasiswa yang sudah lama tinggal dan menetap di Kota Manado mencapai 4000-an. Jadi tak salah kalau kami akan membantu dan mendukungnya nanti di Pilkada 17 Februari 2016, sedangkan kami warga luar boleh memilih Pak Vicky, apalagi warga Kota Manado yang jelas-jelas di tangan Pak Vicky ini Kota Manado berhasil dan berkembang. Pak Vicky so beri bukti, bukan cuma janji,” ujar Suebu dan Kogoya penuh semangat.

Sementara itu, dari pantauan yang ada dalam hajatan Bakar Batu tersebut. Warga disekitar kompleks perkebunan, ikut juga menyaksikan sekaligus menikmati sajian makanan yang tergolong jarang ditemui apalagi ditambah dengan suasana yang cukup bersahabat. Hal ini membuat Tim C3RDAS yang ada, tidak menutup pintu bagi siapa saja yang akan berkolaborasi dengan barisan GSVL Once MOR.(tim/sulutonline).