Pleno KPU Manado, Kecamatan Wenang dan Bunaken Kepulauan Tuntas

Suasana berlangsung Pleno KPU Manado di GKIC Kayuwatu (Foto Ist)Suasana berlangsung Pleno KPU Manado di GKIC Kayuwatu (Foto Ist)

Manado-Hari pertama pelaksanaan Pleno ditingkat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Manado untuk membahas rekapitulasi suara Pilwako Manado berlangsung di Hotel Grand Kawanua Convention City menjadi bagian yang ditunggu-tunggu warga Manado.

Rabu (24/02/2016), Jusuf Wowor, Ketua KPU Manado setelah membuka sidang pleno yang dimulai dari Kecamatan Wenang terlihat begitu dinamis.
Dimana masing-masing saksi sepertinya telah menyiapkan sikap untuk membantah hasil Pleno tingkat PPK, mempertahankan data, dan kemudian saling adu argumen.

Menariknya, saksi Paslon nomor 1 dan 4 diawal Pleno langsung penuh semangat dengan memulai interupsi. Saat rapat Pleno tahapan pembacaan hasil rekapitulasi dari PPK Wenang, saksi paslon 1 dan 4 secara bergantian mendesak KPU memberikan kesempatan terlebih dahulu kepada Panwascam Wenang membacakan temuan sesuai laporan para saksi di TPS.

”Berikan kesempatan dulu kepada Panwascam karena ada permasalahan di TPS 3 saat pencoblosan,” tegas saksi Paslon 4.

Demikian juga interupsi yang disampaikan saksi nomor 1. Selanjutnya, KPU dengan potensi yang maksimal mengarahkan proses Pleno dan kemudian menyampaikan kepada Panwas untuk memberikan kesempatan.”Silakan pihak Panwas kami berikan kesempatan,” kata Komisioner KPU Manado, Sunday Rompas.

Setelah mendengar penjelasan Panwascam Wenang, saksi Paslon 1 dan 4 akhirnya terdiam setelah mengetahui temuan itu tidak ditindaklanjuti.”Kami tidak lanjuti karena berkas laporan dan rekomendasinya setelah kami kaji ternyata tidak mendasar,” ungkap anggota Panwascam Wanea.

Untuk diketahui, proses Pleno berlanjut pada tahap pembacaan rekapitulasi yang pertama dari PPK Wenang dan Kecamatan Bunaken Kepulauan juga berakhir dengan baik.

Sementara pembacaan rekapitulasi kecamatan Singkil, pukul 18.17 wita diwarnai pembukaan kotak suara, terkait adanya dugaan pemilih dari luar wilayah. Rapat kemudian di skors karena bertepatan sholat Magrib.(tim/sulutonline).