ODSK: Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan

OD-SK (Foto Ist)OD-SK (Foto Ist)

Tingkat Kemiskinan Sulut Capai 8,98 %

Manado-Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE bersama Wakil Gubernur Drs Steven Kandouw akan mencanangkan Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (ODSK). Hal ini disampaikan Gubernur saat membuka rakor persiapan pencanangan percepatan penanggulangan kemiskinan dan pengangguran di ruang CJ Rantung Kantor Gubernur, Senin (29/02/2016).

Dalam sambutannya Gubernur menyampaikan, saat ini Progres Pembangunan Daerah telah diarahkan pada pencapaian visi RPJMD 2016-2021."Yakni terwujudnya Sulawesi Utara yang berdikari dalam ekonomi, berdaulat dalam pemerintahan dan politik serta berkepribadian dalam budaya, oleh karenanya segenap jajaran pemerintahan untuk memahami serta mendukung secara penuh pencapaiannya," ungkap Dondokambey.

Lebih lanjut Dondokambey menjelaskan tingkat kemiskinan Sulut sudah mencapai 8,98 % dari jumlah penduduk Sulut, hal ini menjadi warning bagi pemerintah daerah untuk mengerahkan segenap kemampuan yang ada dalam memerangi kemiskinan dan pengangguran.

Untuk itu, dalam waktu dekat akan dicanangkan Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (ODSK) yang rencananya akan dilaksanakan di Kabupaten Bolsel. Strategi yang akan diambil diantaranya mempertajam efisiensi program perlindungan sosial, meningkatkan akses terhadap pelayanan dasar, pemberdayaan kelompok masyarakat miskin serta menciptakan pembangunan yang inklusif.

Nantinya target pengentasan kemiskinan Sulawesi Utara akan ditekan hingga angka 5,1 persen dan pengangguran 6,3 persen pada tahun 2019. Senada juga dengan gubernur, Wagub juga menyampaikan dalam pengentasan kemiskinan para kepala SKPD agar membantu Gubernur dan Wagub dengan melakukan survei lapangan secara benar, mana masyarakat miskin yang perlu dibantu, Wagub juga meminta instansi vertikal yang memiliki program CSR agar menyalurkan program tersebut secara tepat sasaran.

Kedepan nantinya Pemerintah akan tetap fokus dalam pengentasan kemiskinan agar visi misi dari Gubernur dan Wagub dalam membangun daerah dapat terwujud dengan baik. "Output dari APBD yang dikelola nantinya akan diarahkan untuk pengentasan kemiskinan dan pengangguran di sulut," kata Kandouw.(tim/sulutonline).