Anak Sopir Angkor Lulusan PT Akan Direkrut Jadi Pegawai Bank

disampaikan Gubernur Olly Dondokambey SE saat menerima Kepala Perwakilan Bank Indonesia provinsi Sulutdisampaikan Gubernur Olly Dondokambey SE saat menerima Kepala Perwakilan Bank Indonesia provinsi Sulut

Manado-Ini kabar gembira bagi warga masyarakat Sulawesi Utara, karena Pemerintah Provinsi Sulut dan Bank Indonesia Perwakilan Sulut telah membangun kerjasama untuk merekrut lulusan perguruan tinggi (PT) khususnya anak-anak dari sopir angkot akan direkrut menjadi pegawai Bank.

Hal itu disampaikan Gubernur Olly Dondokambey SE usai menerima Kepala Perwakilan Bank Indonesia provinsi Sulut Peter Yacobs di ruang kerjanya, Selasa (01/03/2016).

“Dalam perekrutan nanti akan kami prioritaskan bagi anak-anak sopir angkot yang telah selesai study di Perguruan Tinggi, nanti perbankan yang akan melatih mereka, jika telah lulus mereka akan di pekerjakan di bank-bank yang ada di Sulut,”jelas Gubernur.

Kebijakan ini, dilakukan sebagai upaya percepatan penanggulangan kemiskinan dan pengangguran di daerah ini. Karena progres pembangunan daerah telah diarahkan pada pencapaian visi RPJMD 2016-2021 yakni"Terwujudnya Sulawesi Utara yang berdikari dalam ekonomi, berdaulat dalam pemerintahan dan politik serta berkepribadian dalam budaya,”‘ungkap Dondokambey.

Lebih lanjut Dondokambey menjelaskan tingkat kemiskinan Sulut sudah mencapai 8,98 % dari jumlah penduduk Sulut, hal ini menjadi warning bagi pemerintah daerah untuk mengerahkan segenap kemampuan yang ada dalam memerangi kemiskinan dan pengangguran.

Untuk itu dalam waktu dekat akan dicanangkan Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (ODSK) yang rencananya akan dilaksanakan di Kabupaten Bolsel, dan diharapkan BI ikut bersama dalam pencangan nanti.

Gubernur juga minta agar BI dapat mendorong program CSR yang ada di perbankan Sulut untuk ikut bersama-sama menyalurkan program membantu bagi rakyat miskin di daerah ini. Nantinya target pengentasan kemiskinan Sulawesi Utara akan ditekan hingga angka 5,1 persen dan pengangguran 6,3 persen pada tahun 2019.

“Kedepan nantinya Pemerintah akan tetap fokus dalam pengentasan kemiskinan agar visi misi dari Gubernur dan Wagub dalam membangun daerah dapat terwujud dengan baik,”tandas Putra terbaik Minut ini. Turut hadir Sekprov Ir Siswa R Mokodongan, Asisten Ekonomi Pembangunan Drs Sanny parengkuan MAP, dan Kaban Kesbang Pol Edwin Silangen SE MA. (tim/sulutonline).