Gubernur: Laksanakan UN Dengan Jujur dan Berintegritas

OD-SKOD-SK

ODSK – Mokodongan Buka Naskah UN SMA

Manado-
Pelaksanaan Ujian Nasional (UN), akan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia pada Senin (04/04/2016). Dan, rencananya Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE (OD) akan melakukan pembukaan naskah UN di SMA N 1 Airmadidi, Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw SE (SK) membuka naskah UN di SMA N 1 Manado, sementara Sekdaprov Siswa R Mokodonhan akan melakukan pembukaan naskah UN di SMA N 1 Kotamobagu.

Gubernur Olly Dondokambey menyatakan sangat yakin peserta Ujian Nasional (UN) di Sulut telah dipersiapkan dengan baik dan telah siap untuk mengikuti UN."Anak-anak Sulut memiliki tingkat kecerdasan yang tinggi karena asupan gizi yang cukup, saya sangat optimis mereka akan meraih hasil yang baik"terang Gubernur.

Pemprov Sulut dibawah kepemimpinan Gubernur dan Wagub; OD-SK ke depan akan memberikan perhatian lebih pada dunia pendidikan termasuk memberikan kesempatan kepada lulusan SMA/SMK untuk dibiayai menempuh pendidikan tinggi di 10 universitas top dunia.

Kepala dinas Diknas provinsi Sulut Asiano Gemmy Kawatu SE, secara khusus memesankan kepada seluruh peserta UN untuk tidak mempercayai apabila ada tawaran-tawaran bocoran soal. "Proses pengamanan naskah UN dilakukan sangat ketat sesuai pos yang ada dan melibatkan aparat kepolisian polda Sulut terutama dalam proses penyimpanan di dinas diknas Sulut dan proses distribusi ke satuan pendidikan,”terangnya.

Ditekankan, paling penting persiapan yang telah dilakukan selama ini dengan belajar merupakan modal yang sangat penting disamping menjaga kesehatan agar fit ketika ujian dan jangan lupa berdoa," kata Kawatu.

Ditambahkan untuk saat ini terdapat 29 SMK yang melaksanakan Ujian Nasional berbasis komputer UNBK. Sebanyak 31.103 siswa SMA, SMK, MA, SMTK kelas 12 yang telah memenuhi persyaratan dan mulai hari Senin (04/04/2016), mengikuti Ujian Nasional yang diselenggarakan secara serentak di seluruh Indonesia.

Siswa SMA, MA, termasuk SMA luar biasa akan mengikuti ujian untuk 6 mata pelajaran yakni bahasa Indonesia, bahasa Inggris dan Matematika untuk semua program ditambah Kimia, Fisika, Biologi untuk program IPA. Geografi, Sosiologi dan Ekonomi untuk program IPS dan bahasa dan sastra Indonesia antropologi dan pilihan bahasa asing lainnya untuk program bahasa.

Khusus untuk SMK dan SMTK (Sekolah Menengah Teologi Kristen) akan diuji dengan mata pelajaran bahasa Indonesia, bahasa Inggris, matematika ditambah dengan mata pelajaran teori kejuruan sesuai dengan jurusan masing-masing.

Meskipun bukan lagi sebagai penentu kelulusan dari satuan pendidikan, UN harus tetap diseriusi karena akan menjadi pertimbangan utama untuk penerimaan mahasiswa di perguruan tinggi. Selain itu hasil UN juga akan digunakan untuk pemetaan keberhasilan pelaksanaan program pembelajaran yang selama 3 tahun dilakukan di sekolah.

Pelaksanaan UN kali ini mengusung motto secara nasional Prestasi Tujuan Utama, Kejujuran di atas segalanya. Berkaitan dengan pelaksanaan UN tahun pelajaran 2015/2016 ini secara khusus Gubernur Sulawesi Utara memesankan kepada semua pihak yang terlibat termasuk guru dan siswa untuk melaksanakannya secara lebih jujur dan berintegritas.(tim/sulutonline).