Gubernur: PMI Sulut Harus Bantu Seluruh Warga Sulut

Wakil Gubernur Sulut Drs Steven Kandouw saat dilantik oleh Prof Ginanjar Kartasasmita.Wakil Gubernur Sulut Drs Steven Kandouw saat dilantik oleh Prof Ginanjar Kartasasmita.

Manado-Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE mengatakan, Palang Merah Indonesia (PMI) Sulawesi Utara harus mampu membantu seluruh lapisan masyarakat Sulut yang menghadapi bencana dan memerlukan bantuan transfusi darah.

Demikian Gubernur Sulut dalam pelantikan pengurus dan dewan kehormatan PMI Sulut masa bhakti 2016-2021, yang diselenggarakan Senin (25/04/2016)di Graha Bumber Manado.
Gubernur Sulut saat menyematkan Pin pada ibu Ir Rita Dondokambey Tamuntuan
Pada kesempatan tersebut Wakil Gubernur Sulut Drs Steven Kandouw telah dilantik sebagai ketua oleh pelaksana harian ketua umum PMI pusat Prof Ginanjar Kartasasmita.

Melalui kepemimpinan PMI Sulut yang baru, diharapkan PMI mampu melakukan berbagai terobosan dan program strategis dalam mensejahterakan rakyat Sulut, tidak hanya terfokus pada transfuse darah saja. PMI merupakan garada terdepan dalam memberikan pertolongan kesehatan.

PMI Sulut harus lebih sigap dalam memberikan bantuan dan penanggulangan bencana, pelatihan pertolongan pertama untuk sukarelawan, untuk itu PMI harus meningkatkan kapasitas kerja dan pelayanan dibidang donor darah dan penanggulangan bencana.

Pengurus baru juga diharapkan menyatukan visi dan persepsi dalam menyentuh dan menjawab kebutuhan warga Sulut. Selain itu PMI juga harus mensuport program pemerintah.
Foto bersama usai pelantikan
Pelaksana Harian ketua umum PMI Pusat Prof Ginanjar Kartasasmita dalam sambutan mengingatkan kepada pengurus PMI Sulut yang baru untuk membentuk unit transfuse darah di kabupaten kota, meminta agar pemda mendukung dana untuk PMI, menggerakan kembali kegiatan Palang Merah Remaja di sekolah, pembinaan relawan PMI dan mobilisasi ASN untuk kegiatan donor darah.

Pada kesempatan itu juga dilantik dewan kehormatan PMI Sulut masa bhakti 2016-2021 dimana sebagai ketua oleh ibu Ir Rita Dondokambey Tamuntuan dan anggota dr Kartika Devi Kandouw Tanos, bersama pengurus lainnya.(tim/sulutonline).