Pemprov Rekrut Siswa Magang ke Jepang

Kadisnakertrans saat bersama Meydi Lensun dan Asril TatandeKadisnakertrans saat bersama Meydi Lensun dan Asril Tatande

Manado-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut bekerjasama dengan Gambate Indonesia Tahun ini telah merekrut siswa magang ke Jepang. Hal itu ditegaskan Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Provinsi Sulut, Marsel Sendoh SH MSi kepada wartawan di sela-sela penutupan Pameran Bursa Kerja (Job Fair) di Manado Town Square baru lalu.

Didampingi Pembina Gambate Indonesia Meydi Lensun dan Ketua Gambate Indonesia Asril Tatande, Sendoh menyebutkan, program siswa pemagangan ke Jepang melalui Gambate Indonesia ini, diakuinya sangat baik dan manfaatnya sudah dirasakan oleh warga Sulut.

“Salah satunya Pak Meydi Lensun mantan Wakil Bupati Boltim ini, beliau merupakan salah satu alumni program tersebut,”ungkap Sendoh.

Bahkan para alumni Gambate Jepang sudah banyak yang berhasil setelah kembali ke tanah air ada yang menjadi Anggota Dewan, Pejabat maupun pengusaha di daerah ini.”Ini merupakan Program dari Kemenakertrans dengan Internasional Manpower (IM) Japan sejak Tahun 1993 lalu,”ujar mantan Karo Hukum Setda Provinsi Sulut ini.

Sendoh juga menambahkan, dalam pelaksanaan Job Fair baru lalu, sebanyak 30 calon siswa magang ke Jepang telah mendaftar lewat Gambate Indonesia, bahkan pihaknya hari ini, Rabu (11/05/2016) telah memberangkatkan 3 siswa magang ke Jepang.

Sementara Pembina Gambate Indonesia Meydi Lensun menyebutkan, siapa saja bisa menjadi siswa magang ke Jepang, tapi harus berusia 19 sampai 26 Tahun, tinggi badan minimal 160 Cm, tidak bertato dan ditindik serta memiliki berat badan 50 kg. Sebelum magang mereka selama dua bulan di Manado mendapat pembekalan terkait budaya dan bahasa Jepang, serta dua bulan pula di Jakarta mendapatkan hal yang sama.

“Sedangkan target Sulut untuk Tahun ini sebanyak 40 orang,”jelas mantan Wabup Boltim ini.

Ketua Gambate Indonesia Asril Tatande mengungkapkan, sampai saat ini alumni Indonesia sudah mencapai 50 ribu orang, yang sedang magang di jepang berjumlah 8 ribu termasuk dari Sulut 64 orang. Mereka setiap bulan mendapat gaji mulai Rp 15 Juta sampai 20 Juta. Program ini berlangsung 3 sampai 5 Tahun, selesai magang pulang ke Indonesia juga mendapat modal sekitar Rp 70 juta.

Asril menambahkan Gambate Indonesia berpusat di Provinsi Sulut. Bagi masyarakat yang ingin menjadi siswa magang ke Jepang silahkan mendaftar di Kantor Notaris Syane Loho dengan alamat samping SMA Kristen YPKM Jl. DR Sutomo No. 20 Manado. (tim/sulutonline).