Sebelum Bertolak ke Jakarta, Pangestu Bersihkan Pantai Malalayang

Marie Pangestu, Wagub Kansil., Walikota Lumentut, Wawali MangindaanMarie Pangestu, Wagub Kansil., Walikota Lumentut, Wawali Mangindaan Bersihkan Pantai Mlalalayang

Manado-Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Marie Elka Pangestu, terus memberikan dukungan dan perhatian penuh terhadap perkembangan industri pariwisata di Sulut. Bahkan pada Sabtu (14/01) dalam program bersih-bersih lingkungan di lokasi wisata rakyat di pantai Malalayang Manado, dia terlihat enjoy mengikuti program tersebut.

Bersama Wakil Gubernur Sulawesi Utara Dr Djouhari Kansil, Walikota Manado Dr GSV Lumentut, dan Wawali Harley Mangindaan, serta beberapa peserta ATF, Menteri terlihat sibuk memberikan arahan dan terobosan bagaimana membangun industri pariwisata dengan sederhana namun Smart.

Dalam kesempatan itu, Menteri mencanangkan Gerakan Indonesia Bersih. Menurut, Pangestu untuk memajukan pariwisata di suatu daerah, itu harus dimulai dengan kebersihan. “Mulai dari lokasi Airport, toilet umum serta lokasi wisata yang tertata dengan indah dan bersih,” ingatnya.

Bersihkan Pantai Malalayang
Wagub Bersih Bersiah Pantai

Sementara itu, Direktur Pemberdayaan Masyarakat, Direktorat Jenderal Pengembangan Destinasi Pariwisata, Kemenparinkraf, Bakri mengatakan, bersih pantai di Malalayang ini adalah simbolis dari pelaksanaan Indonesia Bersih di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

"Ini nanti jadi program Jumat Bersih di sini, dan akan berlanjut dari Manado, Bali, Lombok, Belitung dan seterusnya," ujar dia.

Selesai kegiatan bersih-bersih pantai Malalayang, Pangestu bersama Kansil langsung menuju ke Kota Tomohon. Di Kota Kembang ini, mereka meninjau pasar bunga PNPM Mandiri, pasar tradisional Tomohon, dan desa wisata pertanian Rurukan.

Dalam peninjauan tersebut, Pangestu dan Kansil juga menyempatkan diri mengunjungi galery pelukis asli Tomohon Sonny Lengkong. Selesai peninjauan di beberapa lokasi di Kota Tomohon, Pangestu dan Kansil langsung menuju Kabupaten Minahasa Utara untuk menghadiri acara peresmian gedung SMK Yadika Manado. Dalam acara peresmian tersebut, Pangestu dan Kansil melakukan penanaman pohon sebagai ikon Kabupaten Minut.

Setelah berbagai rangkaian kunjungan di Tomohon dan Minahasa Utara, Pangestu diantar Wakil Gubernur langsung menuju ke bandara untuk bertolak kembali ke Jakarta. (Tim/sulutonline)

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

More information about formatting options