Gubernur Geram, Ada ASN Nongkrong di Kantin Saat Upacara Harkitnas

Gubernur saat diwawancarai wartawan usai upacara Harkitnas ke 108Gubernur saat diwawancarai wartawan usai upacara Harkitnas ke 108

Dondokambey: Jika Sudah Tidak Mau Jadi ASN, Silahkan Kerja di Kebun…
Manado-Ini patut menjadi perhatian serius. Menyusul program Revolusi Mental oleh Presiden Jokowi yang bertujuan untuk menerapkan disiplin dan integritas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) agar pelayanan pada masyarakat terus membaik, ternyata masih ada saja ASN yang tidak mengindahkannya.

Pun, gaung revolusi mental melalui Nawacita, yang diimplementasikan di Sulut melalui program Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (ODSK) oleh gubernur Sulut Olly Dondokambey SE dan Wakl Gubernur Sulut Drs Steven Kandouw (ODSK), sepertinya ditanggapi dingin ASN Pemprov Sulut.
ASN Pemprov Sulut nongkrong di kantin saat gubernur sementara memberikan sambutan pada upacara Harkitnas
Buktinya, saat pelaksanaan upacara Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke 108 tingkat provinsi Sulut, dimana gubernur Sulut sebagai Inspektur Upacara (Irup), Jumat )20/05/2016) pagi, di halaman kantor gubernur, ternyata sejumlah ASN tertangkap tangan asyik nongkrong di kantin BLH Sulut, yang hanya berjarak sekira 20 meter dari halaman kantor gubernur, saat upacara sedang berlangsung. Belakangan, sejumlah ASN tersebut diketahui merupakan ASN dari Bappeda Sulut.
Kabinwas BKD Sulut DR James Kewas saat mendapati ASN Pemprov nongkrong di kantin BLH Sulut saat upacara Harkitnas
Sontak saja, Gubernur Sulut Olly Dondokambey saat mengetahui adanya kejadian tersebut, langsung bereaksi.”Sebagai seorang ASN, dia harus patuh dan taat pada aturan. Dimana aturan tersebut diantaranya adalah disiplin. Jika sudah tidak mau taat aturan, artinya dia sudah tidak mau lagi jadi seorang abdi Negara. Kalau masih ada ASN bersikap seperti itu, lebih baik kerja kebun saja..!,”sergah gubernur Olly Dondokambey kepada sejumlah wartawan usai upacara Harkitnas di halaman kantor gubernur Sulut. (tim/sulutonline).