Birokrat Muda dan Pejabat Luar, Potensi Isi Jabatan Lowong

Wagub Steven Kandouw saat memberikan keterangan pada wartawan usai memimpin rapat evaluasi pekan laluWagub Steven Kandouw saat memberikan keterangan pada wartawan usai memimpin rapat evaluasi pekan lalu

ODSK Tindaklanjuti Rekomendasi BPK
Manado-Perombakan besar-besaran pejabat eselon II Pemprov Sulut kian santer berembus. Pasalnya Gubernur Olly Dondokambey SE dan Wagub Drs Steven OE Kandouw (ODSK) bakal menggusur bahkan menonjobkan pejabat sesuai ketentuan yang berlaku.

"Walaupun undang-undang ASN tak boleh ada non job, tapi jika direkomendasi BPK, bisa dilakukan," tandas Wagub Steven Kandouw pada sejumlah wartawan akhir pekan lalu.

Disinggung soal perkembangan hasil evaluasi dari kinerja pejabat hingga saat ini, secara tersirat Wagub menyebutkan kemungkinan bertambah. "Seperti yang dituliskan teman-teman (Wartawan,red), seperti itu lah," jawabnya. Diketahui dalam rapat evaluasi pekan lalu, tercatat sekitar 20 kepala SKPD masuk daftar merah, plus 6 pejabat yang akan pension.
.

Menurutnya untuk rolling merupakan satu kesatuan mulai dari eselon I, II, III dan IV. "Eselon I di Jakarta, dan kita akan memulai dari eselon II dulu," tandasnya. Wagub pun mengisyaratkan kemungkinan sejumlah birokrat muda bahkan pejabat luar Pemprov, dari kabupaten kota berpotensi mengisi jabatan lowong tersebut.

"Pasti dilakukan promosi dari eselon III, dan sisanya dilakukan open biding. Karena setelah rolling baru dilakukan open biding, dari kabupaten kota bisa ikut," ungkapnya.

Untuk itu menurut Wagub, panitia seleksi (Pansel) sudah menyusun tahapan-tahapannya. "Mulai time schedule, kapan psikotes, asesmen tes hingga kapan wawancara, mulai dilakukan,"ungkap Wagub. (tim/sulutonline).