GSVL Ingatkan Petugas BPBD Jangan Main Ganti Nama Korban Bencana

Walikota Manado GSVL saat acara sosialisasi musyawarah komunitas rehabilitasi dan rekonstruksi sektor perumahan dan pemukiman pasca bencanaWalikota Manado GSVL saat acara sosialisasi musyawarah komunitas rehabilitasi dan rekonstruksi sektor perumahan dan pemukiman pasca bencana

Manado- Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut dalam kegiatan Sosialisasi Musyawarah Komunitas Perumahan dan Permukiman Pasca Bencana Kota Manado di Hotel Sintesa Peninsulla, Jumat (03/06/2016) pagi, mengingatkan pihak petugas BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kota Manado, untuk tidak main-main sembarang mencoret maupun menambah data warga korban bencana banjir bandang 15 Januari 2014 lalu.

Warning tersebut ditegaskan, menyusul penerima bantuan rumah relokasi yang akan disiapkan BNPB Pusat tersebut nantinya diresmikan Oktober mendatang oleh Presiden RI Joko Widodo. "Sekali lagi saya minta dan ingatkan, jangan ada nama yang tidak memenuhi syarat tapi dipaksakan menerima bantuan bencana. Begitu juga yang sangat layak menerima, tapi harus gigit jari tidak menerima,”tegas Walikota GSVL dalam acara yang juga dihadiri BNPB Pusat Tety Salati, BPBD Provinsi Sulawesi Utara Noldy Liow, BPBD Kota Manado Drs Frans Mawicere, Kapolsek, Danramil, Camat, dan Lurah.
 Foto bersama usai acara sosialisasi
Ditekankan Walikota Manado GSVL, semua nama-nama data peneriman bencana di Kota Manado lalu, sudah terdaftar berdasarkan by name by addreas, dan itu dilakukan oleh Tim Petugas daerah di Manado dan Tim BNPB Pusat yang mendatanya. Dimana, sesuai kategori kerusakan rumah yang ada baik itu berat, sedang dan rusak ringan.

”Kalau bukan korban bencana, jangan ngaku-ngaku, karena bakal berhadapan dengan hukum nantinya," ingat Walikota GSVL.(tim/sulutonline).