Antisipasi Flu Burung, Pemerintah Musnahkan Ribuan Unggas

Manado-Merebaknya issu Flu Burung menyusul ternak unggas milik warga di Desa Kanonang Kecamatan Kawangkoan Minahasa, mati mendadak, memaksa pemerintah melakukan antisipasi. Tercatat 2.466 unggas dimusnahkan.

Menurut Johanis Penelewen, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Sulawesi Utara, pemusnahan unggas jenis Ayam dan Itik terpaksa harus dilakukan pemerintah hingga radius satu kilometer dari lokasi awal ditemukannya kejadian.

"Kami sudah menindaklanjutinya setelah ada laporan bahwa ada unggas yang mati mendadak. Dokter hewan sudah turun, kemudian berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan," katanya, Jumat (20/01).

Penelewen berharap, warga dapat melaporkan kepada petugas-petugas yang ditempatkan di lapangan apabila muncul kasus baru ada kejadian unggas yang mati mendadak. Menurutnya, langkah pemusnahan ternak unggas milik warga dilakukan setelah dokter hewan melakukan tes cepat (rapid test) terhadap hewan yang telah mati mendadak.

“Hasilnya, dari sampel darah yang diambil, positif flu burung. Kami juga mengambil sampel darah untuk diperiksa di Balai Besar Veteriner Hewan di Maros, Makassar untuk diperiksa lebih lanjut," katanya.

Sementara itu, Sekdaprov Sulut Ir SR Mokodongan mengatakan, jajaran terkait sudah melakukan langkah lanjutan sesuai dengan standar operasional penanganan flu burung."Dinas Kesehatan serta Dinas Pertanian dan Peternakan sudah melakukan langkah lanjutan sesuai dengan standar operasi prosedural seperti memusnahkan ternak unggas serta melakukan observasi terhadap warga terduga. Hal ini akan terus dilakukan," katanya.

Mokodongan berharap, ternak unggas yang telah dimusnahkan dapat diberikan kompensasi oleh pemerintah setempat."Mudah-mudahan pemerintah setempat dapat mengganti ternak unggas yang dimusnahkan. Tapi yang terpenting adalah tetap jaga kebersihan lingkungan dan segera melapor ke pemerintah atau petugas lapangan apabila terjadi kasus baru,"imbaunya (Tim/sulutonline).

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

More information about formatting options

By submitting this form, you accept the Mollom privacy policy.